Cara Hemat ala Jokowi, Pidato Tanpa Naskah

by
October 4th, 2012 at 2:15 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Calon Gubernur DKI Jakarta Terpilih Joko Widodo, lagi-lagi mempunyai ide untuk menghemat anggaran Kota Jakarta. Setelah berhasil memangkas biaya pelantikan dirinya yang semula Rp 1 miliar, kini Jokowi punya cara hemat yang baru.

Demi menghemat anggaran penyusunan naskah untuk sambutan pidato sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jokowi memilih pidato tanpa naskah. Menurutnya, cara ini sudah ia lakukan selama memimpin Kota Surakarta. Jadi, tidak perlu lagi pidato dengan naskah.

“Saya kalau pidato itu nggak pernah pakai naskah, karena saya memang nggak pernah pidato,” ucap Jokowi sambil tertawa di Balai Kartini, Selasa 2 Oktober 2012.

Ia juga menegaskan bahwa apa yang ia ucapkan tadi adalah benar dan tidak bohong. Ia juga mempersilakan para wartawan untuk mengecek keberan itu ke Surakarta. “Tanya yang di Solo,” ucapanya kepada para wartawan.

Jokowi mencontohkan saat dirinya membuka sebuah pasar di Solo. Pasalnya, saat acara pembukaan itu Jokowi hanya mengucapkan “bismillah” lalu kemudian langsung membuka pasar tanpa panjang lebar berpidato. Menurutnya, cara ini lebih simpel dan tidak buang-buang waktu.

Sekadar info, saat ini anggaran untuk penyusunan naskah sambutan pidato gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta mencapai Rp 1,2 miliar. Dana ini sudah tersimpan di rekening Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Karena itu, Jokowi berniat untuk berhemat.

Selain anggaran tersebut, rekening Sekda DKI Jakarta juga menyimpan alokasi dana untuk kebutuhan operasional Tim sambutan gubernur sebanyak Rp 200 juta. Dana Rp 80 juta juga tersimpan di rekening yang sama untuk peningkatan wawasan dan pembekalan Tim sambutan gubernur.

Mampukah Jokowi menghemat anggaran daerah DKI Jakarta?

(YG)

Comment di sini