CiriCara: Cara Menyikapi Anak Cerewet

by
October 4th, 2012 at 3:53 pm

CiriCara.com – Anak-anak yang masih dalam usia balita memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Si anak akan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang terkadang tidak masuk akal menurut Anda. Namun, Anda harus pintar-pintar menjawabnya agar si buah hati mengerti.

Segala bentuk informasi yang diterima pada usia ini akan mempunyai dampak di kemudian hari. Perkembangaan Intelligence Quotientnya (IQ) mencapai 50% sehingga orangtua memiliki peran besar dalam mendidik dan mengembangkan potensi serta kecerdasan anak. Bila Anda tidak benar menjawab pertanyaan atau mendidik anak, maka akan berdampak negatif bagi si anak. Untuk mengetahui cara yang tepat menyikapi si anak bila cerewet, ada baiknya simak tips berikut ini yang dicuplik Ghiboo.com:

1. Jangan kasar

Anak-anak yang memiliki rasa ingin tau yang besar berarti memiliki minat yang tinggi terhadap lingkungannya. Sebagai orangtua, Anda tak perlu kasar menyikapi anak cerewt. Bila si anak selalu bertanya bahkan sampai menanyakan hal yang tak penting, maka jelaskan dengan hati-hati dengan bahasa yang dipahami si kecil.

2. Jangan bohong

Bila si anak terus-menerus bertanya, maka jawablah dengan apa adanya dengan kata-kata yang mudah dia pahami. Jangan pernah membohongi anak karena kebohongan yang Anda katakan lama-kelamaan akan dicontoh si anak hingga ia dewasa nanti. Jika Anda tidak mengetahui jawabannya, maka mintalah untuk bertanya pada ayah, kakek, atau gurunya di sekolah.

3. Menghargai pertanyaannya

Terkadang anak-anak pada usia di bawah 5 tahun sering menanyakan hal-hal yang aneh. Namun, sebagai orangtua yang baik, Anda harus menghargai apapun pertanyaan yang dilontarkan si anak. Ajak si anak juga untuk sama-sama mencari tahu. Dengan begitu, keakraban akan terjalin dan si anak pun menjadi cerdas.

4. Jangan batasi anak

Ketika si anak melontarkan pertanyaan yang aneh, sebagian orantua ada yang memarahi dengan mengatakan, “Itu pertanyaan orang dewasa, jangan bertanya-tanya lagi!.” Bila hal tersebut Anda lakukan, maka akan mematikan kreatifitas si anak. Mematikan rasa ingin tahu anak bisa membuatnya merasa minder di hadapan orang lain dan teman-temannya bahkan bisa menjadi pribadi yang tertutup. Untuk itu, jawab saja dengan jujur agar pengetahuan anak bertambah dan ia menjadi cerdas.

Anak-anak di usia balita sedang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat atau dikenal dengan masa emas. Pada masa-masa ini otak anak berkembang pesat dan kritis. Tak heran banyak anak yang cerewet dan selalu melontarkan pertanyaan kepada orangtuanya. Segala informasi yang diterimanya pada usia ini akan memiliki dampak di kemudian hari. Untuk itu, Anda harus berhati-hati menjawabnya jika si kecil melontarkan pertanyaan yang tidak masuk akal. (NR)

Comment di sini