KRL Bogor-Jakarta Anjlok Karena Rel Gompal

by
October 5th, 2012 at 9:43 am

Detik

Jakarta (CiriCara.com) – Penyebab anjloknya kereta commuter line arah Bogor – Jakarta kemarin pagi di Stasiun Cilebut, Kamis 4 Oktober 2012 diduga akibat gompalan sepanjang sepuluh sentimeter di rel sambungan.

Diberitakan oleh Detik.com, KAI juga memastikan jika anjloknya kereta listrik tersebut diakibatkan karena rel gompal yang berkarat sehingga ketika kereta melintas dan menekan rel gompal itu otomatis akan anjlok

Dalam beberapa foto di lokasi kejadian memang tampak batang panjang baja rel yang terlihat kecoklatan karena karat. Dalam rel tersebut terlihat gompalan sepanjang satu jengkal dengan kedalaman lebih dari 5 cm dengan warna baja biru kehitaman akibat pengaratan.

Kini rel yang gompal itu telah dipisahkan dari rel utama sehingga jalur KRL Jakarta-Bogor bisa beroperasi kembali.

“Kita pastikan sudah normal,” demikian kata Kepala Stasiun Cilebut, Nur Samsu kepada sumber yang sama.

Kecelakaan kereta rel listrik kemarin memang sudah sejak awal diduga karena adanya rel gompal tapi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, PT KAI bersama Kemenhub tetap menyelidiki kemungkinan lain yang terjadi seperti hilangnya baut karena dicuri.

Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub, Hermanto D. berkata jika penyebab retakan tidak ada yang terdeteksi dari luar karena semua berasal dari dalam sehingga untuk memastikannya, para penyidik memerlukan alat ultrasonik.

Dari Okezone.com, Kepala Humas Daop I Jabodetabek PT KAI Mateta Rizalulhaq membenarkan jika faktor kerusakan rel kereta tersebut bukan karena kelalaian.

”Gompal (retaknya) rel diduga karena pengait rel lepas, entah karena setelah kejadian anjlok atau sebelumnya. Yang jelas perawatan rel maupun rangkaian KRL dilakukan setiap hari secara rutin,” jelasnya.

Akibat peristiwa yang terjadi di stasiun Cilebut itu, ribuan penumpang di Depok telantar. Tumpukan penumpang terjadi di lima stasiun di Depok,mulai dari Citayam, Depok, Depok Baru, Pondok Cina hingga Universitas Indonesia (UI). Sedangkan kerugian yang ditimbulkan karena kereta anjlok kemarin ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. (RN)

Comment di sini