Jokowi Terpilih Jadi Capres Alternatif 2014

by
October 8th, 2012 at 2:08 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Seratus responden yang dipilih dalam survei terbatas oleh Pol Tracking Institute tentang Calon Presiden alternatif pada Pemilihan Umum Presiden tahun 2014 membuktikan keunggulan Jokowi sebagai calon presiden alternatif terkuat.

Dilansir dari Tempo.co, Direktur Eksekutif Pol Tracking, Hanta Yuda dalam rilis survei Mencari Kandidat Muda Potensial 2014 mengatakan jika Jokowi unggul di hampir semua kriteria.

Hanta menjelaskan ada 13 aspek yang dinilai antara lain integritas; kapabilitas dan intelektualitas; visioner; kemampuan kepemimpinan; pengalaman; keberanian mengambil keputusan; komunikasi publik; komunikasi elite; kematangan emosi; akseptabilitas publik; dan penerimaan partai. Dalam penilaian aspek-aspek ini Jokowi mendapat rapor sebanyak 78,6 persen.

Selain Jokowi, ada dua nama lain yang dijagokan oleh responden yang terdiri dari akademisi, pegiat LSM, budayawan, tokowh masyarakat, pemuda dan politikus itu.

Nama-nama tersebut adalah Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan yang meperoleh 73,2 persen suara dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mendapat 70,2 persen suara.

Pol Tracking dengan jumlah responden terbatas ini mengajukan sejumlah nama tokoh muda berusia 35 hingga 53 tahun. Tokoh-tokoh muda ini adalah mereka yang sering muncul di media, mempunyai gagasan bagus namun tidak terikat kasus hukum. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2012.

Tokoh-tokoh yang terpilih dalam survei ini antara lain Pramono Anung Wibowo, Puan Maharani, Yenny Wahid, Sandiaga Uno, Anas Urbaningrum, Khofifah Indar Parawangsa, Harry Tanoesudibjo, Zulkifli Hasan, Lukman Hakim Saefuddin, Chairul Tanjung, Rio Capella, dan Anis Matta.

Dari 13 kriteria yang diuji, tokoh dari luar partai terbukti menerima penerimaan publik yang lebih luas karena dianggap lebih berpihak pada masyarakat. Kemenangan Joko Widodo dalam Pilkada DKI Jakarta kemarin telah menunjukkan bahwa masyarakat mulai antusias dan sadar dalam berpolitik. (RN)