Save KPK: Dukungan Warga Solo Untuk KPK

by
October 8th, 2012 at 8:45 am

Surakarta (CiriCara.com) – Konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan pihak Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) dalam menangani kasus dugaan korupsi di badan Korps Lalu Lintas Polri menimbulkan reaksi dari berbagai daerah di Indonesia.

Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta menggelar voting untuk menentukan dukungan masyarakat terhadap KPK atau Polri. Acara ini digelar di kawasan Jalan Slamet Riyadi Surakarta, Minggu, 7 Oktober 2012Dalam acara tersebut disediakan dua buah kardus kosong  dengan tulisan KPK dan Polisi untuk masing-masing kardus.

Para mahasiswa kemudian menawarkan secarik kertas kosong pada warga masyarakat yang melintas di Jalan Slamet Riyadi serta diminta untuk memasukkan kertas ke dalam kardus sesuai dengan pilihan mereka.

Dari pukul 07.00, setelah sekitar 1,5 jam mereka menggelar penggalangan suara, diperoleh hasil bahwa 137 orang mendukung KPK sementara hanya 4 orang yang mendukung Polri.

“Itu pun dengan syarat polisi yang didukung adalah polisi yang jujur,” ucap koordinator aksi penggalangan suara Daud Nugrahto dikutip dari Tempo.co.

Penggalangan suara lewat cara itu membuktikan bahwa sebagian besar masyarakat mendukung KPK dan menolak pelemahan KPK dengan penolakan perpanjangan masa tugas penyidik polisi di KPK yang bisa membuatnya tersendat. Hasil pemungutan suara ini akan dikirim ke kantor KPK di Jakarta beserta spanduk berisi 1.000 tanda tangan dukungan untuk KPK.

Konflik KPK dan Polri dimulai ketika Polri memerintahkan penangkapan Novel Baswedan atas tuduhan tindak pidana penganiayaan berat pada tahun 2004, ketika yang bersangkutan masih bertugas di Polda Bengkulu. Penangkapan tersebut terjadi usai pemeriksaan Irjen (Pol) Djoko Susilo di gedung KPK selama 8 jam atas dugaan korupsi pengadaan simulator SIM.

Keganjilan terdapat dalam penangkapan Novel Baswedan kali ini dalam sangkut pautnya sebagai salah satu inisiator pengungkap dan pemimpin tim penyidik  kasus dugaan korupsi di institusi Polri. Sementara kasus penganiayaan tersebut terjadi 8 tahun dan baru dilaporkan per 1 Oktober 2012. (RN)

Comment di sini