KPK Resmi Tangani Kasus Simulator SIM

by
October 9th, 2012 at 11:23 am

Jakarta (CiriCara.com) – Setelah digelarnya pertemuan antara KPK, Polri, dan Presiden SBY, akhirnya kisruh KPK dan Polri menemui titik terang. Kini KPK sudah resmi menangani kasus dugaan korupsi simulator SIM di Korlantas Mabes Polri secara penuh.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi hasil pertamuan tersebut. Ia berharap KPK akan bisa bekerja secara maksimal. “Mudah-mudahan KPK bisa speed up prosesnya,” ujarnya, Selasa (9/10/2012).

Bambang juga mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Pasalnya, Jenderal Timur Pradopo pada pertemuan Senin (8/10/2012) siang telah bersikap bijaksana dengan menyetujui penyerahan kasus ke KPK.

“Sekali lagi kami apresiasi yang dilakukan Kapolri. Akhirnya kasus Korlantas akan ditangani KPK dalam satu paket,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, telah disepakati bahwa KPK menangani kasus Inspektur Jenderal Djoko Susilo, dan tiga rekannya yang diduga melakukan korupsi simlator SIM. Sementara untuk kasus panitia lelang ditangani oleh Kapolri. “Itu yang disebut dengan paket,” tutur Bambang.

Kasus korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Mabes Polri ini bernilai Rp 196 miliar. Dari hasil penyidikan, nama Irjen Pol Djoko Susilo disebut-sebut sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini. Namun sayang, pemeriksaan Djoko Susilo masih tersendat karena tersangka sering mangkir dari panggilan KPK.

Kasus ini mendadak jadi rebutan KPK dan Polri. Kedua lembaga ini bersikeras bahwa merekalah yang berhak untuk melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi tersebut. Sampai-sampai, Presiden SBY pun harus turun tangan melerai kisruh KPK dan Polri ini.

Hingga pada akhirnya, Senin (8/10/2012) malam, Presiden SBY menyampaikan hasil pertemuannya dengan KPK dan Polri. Di mana dalam pertemuan tersebut didapati 5 solusi untuk permasalahan KPK dan Polri.

Kini KPK sudah resmi menangani kasus simulator SIM dan Polri pun sudah legowo untuk menyerahkan kasus ke KPK. Sementara itu kasus penangkapan Novel Baswedan oleh Polri dianggap tidak tepat. Apalagi penangkapan dilakukan saat proses penyidikan masih berlanjut.

Meski telah berhasil meraih hak penyidikan kasus simulator SIM, KPK menganggap hal itu bukan soal kemenangan KPK atas Polri. “Tapi tentang adanya solusi bersama baik KPK dan Polri,” tutur Juru Bicara KPK Johan Budi SP.

(YG)

Comment di sini