Save KPK: 5 Solusi SBY Atasi Konflik KPK-Polri

by
October 9th, 2012 at 9:20 am

Jakarta (CiriCara.com) – Meski sempat dikabarkan tengah mengabaikan konflik yang terjadi antara KPK dan Polri, akhirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan solusinya lewat pidato di Istana Negara, Jakarta, hari Senin malam, 8 Oktober 2012.

Diberitakan oleh Tribunnews.com, solusi penanganan hukum kisruh KPK dan Polri dibagi menjadi lima bagian.

Pertama, SBY mengatakan jika proses penanganan hukum dugaan korupsi simulator SIM yang melibatkan Irjen Pol Djoko Susilo ditangani KPK dan tidak dipecah.

Kedua, jika terjadi rangkaian kasus lain di luar kasus dugaan korusi proyek simulator SIM, Polri bisa menanganinya.

Dalam mengemukakan pendapatnya ini, Presiden SBY juga beranggapan jika terdapat banyak bukti maka pejabat kepolisian yang tersangkut dugaan korupsi simulator SIM dapat dituntut bersama-sama. Dua solusi tadi diharapkan memecahkan ketegangan antara Polri dan KPK yang tak mau kalah dalam menetapkan tersangka menurut versi masing-masing.

Sedangkan ketika berpendapat tentang penangkapan Kompol Novel Baswedan atas dugaan pidana yang dilakukan pada tahun 2004, SBY menganggap hal tersebut tidak tepat dilakukan terutama dari sisi waktunya karena dilakukan beberapa jam setelah Irjen Djoko Susilo diperiksa, Jumat, 5 Oktober 2012.

Solusi ketiga menurut SBY adalah mengenai perselisihan masa jabatan waktu penyidik Polri di KPK. Menurut beliau hal ini perlu diatur kembali dalam perundingan antara Polri dan KPK.

Sedangkan solusi keempat yaitu SBY belum menyetujui adanya upaya revisi dari UU KPK. Beliau menegaskan tentang akan adanya kemungkinan pemikiran dan rencana revisi UU KPK namun bukan dalam waktu dekat ini.

Solusi terakhir menurut SBY adalah agar KPK dan Polri dapat memperbaharui MoU atau surat perjanjian untuk banyak hal terutama soal masuknya personel Polri untuk menjadi penyidik di KPK. Dalam hal ini KPK juga diminta berkoordinasi dengan Polri.

Kelima solusi inti dari Presiden SBY mengenai penyelesaian konflik antara KPK dan Polri ini dianggap oleh banyak pihak sebagai salah satu isi pidato terbaik Presiden SBY jika dibandingkan dengan pidato-pidato SBY sebelumnya.

Burhanuddin Muhtadi selaku pengamat politik dan peneliti senior Lembaga Survei Indonesia bahkan memuji isi pidato Presiden SBY,

“Secara umum, pidato SBY kali ini adalah pidato paling berisi yang pernah saya dengar. Tinggal bagaimana implementasinya,” ujar Burhanuddin seperti dikutip Kompas.com. (RN)

Comment di sini