Bagian Tubuh Manusia yang Disenangi Nyamuk

by
October 10th, 2012 at 9:22 am

CiriCara.com – Semua orang pasti mengeluhkan hal yang sama saat rumahnya banyak nyamuk, atau saat mereka sedang berada di suatu tempat yang berisi segerombolan nyamuk.

Nyamuk selalu identik dengan gigitan yang mengakibatkan gatal, dan hewan pengganggu khususnya di malam hari.

Saat musim kemarau, biasanya, jumlah nyamuk yang berterbangan terasa bertambah banyak. Hal itu dikarenakan nyamuk adalah hewan yang senang dengan suhu yang tinggi/panas.

Untuk menghindar dari gigitan nyamuk, Anda harus tahu bagian-bagian tubuh mana saja yang menjadi daya tarik bagi nyamuk. Berikut adalah penjelasannya:

Pernahkah Anda tidak dapat tidur hanya karena seekor nyamuk yang terbang di dekat telinga Anda? Tidak sedikit orang yang terbangun karena mendengar bunyi “ngung…” di telinga, saat sedang tertidur pulas. Suara itu berasal dari sayap si nyamuk. Mengapa terdengar jelas di telinga, karena nyamuk suka dengan suhu panas yang stabil yang dihasilkan telinga.

Sebuah fakta menuliskan bahwa telinga adalah satu-satunya bagian tubuh yang memiliki suhu lebih tinggi dibandingkan anggota tubuh yang lainnya. Hal ini dikarenakan membran tympani berjarak 3,8 cm dari hipotalamus, sehingga suhu yang dihasilkan oleh telinga sama dengan suhu inti tubuh. Sedangkan, nyamuk memang suka dengan suhu panas, jadi tidak heran kalau nyamuk sangat senang terbang di sekitar telinga kita.

Selain telinga, bagian tubuh lain yang sering dihinggapi nyamuk adalah kepala. Tentu Anda juga pernah mengalami hal ini, bukan? Jika Anda berada di kebun, selain banyak nyamuk yang menggigit kaki dan tangan, pasti ada beberapa nyamuk yang terbang kian kemari di atas kepala Anda.

Rupanya, nyamuk suka dengan aroma yang dihasilkan kelenjar keringat, khususnya dari kulit kepala manusia. Jika seseorang memiliki rambut yang tebal, maka kepala mereka lebih sering berkeringat, dan aroma itu yang digemari oleh para nyamuk. Apalagi kalau orang tersebut jarang mencuci rambutnya, pasti semakin banyak nyamuk yang senang terbang di atas kepalanya.

Lain halnya dengan orang yang gundul dan sering keramas. Kelenjar keringat pada kepala orang yang gundul tidak terlalu banyak mengeluarkan keringat karena suhu kepala mereka tidak sepanas suhu kepala orang yang tertutup rambut tebal, sehingga bau keringat pun kurang tercium oleh nyamuk. Demikin pula dengan orang yang rajin keramas setaip 2 hari sekali, wangi shampo yang digunakan akan menghalaukan bau keringat yang sangat disenangi oleh para nyamuk itu.

Selain kepala dan telinga, nyamuk pasti menyerang semua bagian tubuh yang tidak tertutupi oleh pakaian, seperti tangan, kaki, telapak kaki, dll. Hal ini dikarenakan jarum yang ada di mulut si nyamuk akan lebih mudah menembus daging manusia yang tidak terhalang oleh kain baju atau celana.

Jika diperhatikan, nyamuk pasti senang berputar-putar dulu di sekeliling manusia sebelum akhirnya dia mendaratkan kakinya dan menusukkan jarum pada mulutnya untuk mengisap darah manusia. Hal itu dilakukannya untuk memastikan bahwa manusia yang dijadikan sasarannya tidak akan bergerak saat dia mengisap darah.

Nyamuk tidak butuh waktu lama untuk mengisap darah kita, hanya beberapa detik setelah dia menempel pada salah satu bagian tubuh kita, maka kita sudah merasakan gatal pada bagian tersebut.

Itulah sebabnya, beberapa orang memilih untuk menggoyang-goyangkan kaki dan tangan bahkan seluruh tubuhnya jika sedang berada di tempat yang banyak nyamuknya. Sangat jarang ditemui orang yang akan diam tenang, saat dikerumuni oleh nyamuk, karena gerakan membuat nyamuk tidak jadi hinggap dan mengisap darah kita.

Bagaimana dengan Anda? Cara apa yang biasa Anda lakukan untuk mengusir nyamuk? (yk)

Comment di sini