3 Macam Korupsi Menurut Wakil Ketua KPK

by
October 11th, 2012 at 2:48 pm

Sumedang (CiriCara.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini sudah bisa tenang dalam menangani kasus korupsi pengadaan alat simulator SIM yang diduga melibatkan salah satu petinggi Polri, Djoko Susilo, karena Presiden SBY yang memberikan pidato tanggapan atas kisruh KPK dan Polri telah memberikan sinyal hijau bagi KPK untuk mengusut tuntas kasus ini.

Kasus korupsi memang telah menjadi persoalan pelik bagi bangsa Indonesia. Menurut salah satu wakil ketua KPK Bambang Widjojanto, tindakan korupsi di Indonesia setidaknya bisa dipisahkan dalam 3 macam.

1. Korupsi karena terpaksa
Korupsi karena terpaksa biasa dilakukan oleh masyarakat yang datang dari kalangan ekonomi lemah.

2. Korupsi karena memaksa
Korupsi jenis ini biasa dilakukan oleh orang-orang kaya dan juga pejabat.

3. Korupsi karena dipaksa
Korupsi karena dipaksa terjadi karena adanya sistem yang membuat seseorang harus melakukan aksi korupsi jika ingin tetap mendapatkan kedudukan.

Bambang mengatakan dari ketiga jenis korupsi tersebut, korupsi karena dipaksa merupakan tindakan korupsi yang paling berbahaya sebab publik menjadi korban kesewenang-wenangan pejabat yang bisa mengeluarkan peraturan ataupun keputusan yang dapat melanggengkan korupsi.

Seperti dikabarkan Tempo, Bambang membeberkan hal ini saat berada di Universitas Padjajaran, Jatinangor, Sumedang, ketika tengah menyampaikan kuliah umum dengan tema “Korupsi dan Budaya” pada Rabu, 10 Oktober 2012.

Menurutnya, peran aktif keluarga dalam membina anak untuk menjauhi korupsi amat dibutuhkan saat ini. Keluarga harus bisa menjadi tempat utama dalam penggemblengan mental anak. Ia bahkan juga mengajak para kepala keluarga serta calon kepala keluarga untuk waspada akan ancaman dari kelompok bermain anak yang bisa saja menularkan budaya koruptif ke anak. (hp)

Comment di sini