CiriCara: Ciri-ciri Hewan Kurban yang Sehat

by
October 11th, 2012 at 9:21 am

CiriCara.comHewan yang ingin dikurbankan haruslah dalam kondisi yang baik dan sehat. Selain memiliki usia yang cukup, berusia 12-18 bulan (kambing dan domba) dan berusia 22 bulan (sapi dan kerbau), hewan tersebut juga harus dipastikan tidak sedang mengidap penyakit.

Jangan pernah tertipu dengan hewan kurban yang ditawarkan penjual dengan harga yang murah. Penjual memiliki alasan untuk menjual hewan itu dengan murah. Mungkin saja hewan kurban tersebut sedang sakit atau memiliki kondisi fisik yang cacat. Hewan yang ingin Anda kurbankan haruslah dalam keadaan yang baik dan sehat. Hewan kurban bagaimanakah yang sehat? Untuk itu Anda perlu mengetahui ciri-ciri berikut ini:

1. Postur tubuhnya kuat

Hewan yang ingin dikurbankan haruslah terlihat tegap dan kokoh. Untuk mengetahuinya, Anda bisa melihat kaki hewan tersebut. Kaki yang dimiliki hewan tersebut harus baik, tidak ada cacat apapun. Selain itu lihat juga apakah dengan kakinya hewan tersebut bisa berdiri dan berjalan dengan baik. Jika iya, maka hewan tersebut masih kuat dan sehat.

2. Tubuhnya gemuk

Jangan membeli hewan kurban yang memiliki tubuh kurus sampai tulang rusuknya dan tulang pinggangnya terlihat jelas. Alangkah baiknya, membeli hewan kurban yang gemuk dan berisi walaupun harganya sedikit mahal.

3. Bulunya bersih dan mengkilap

Hewan kurban yang sehat yaitu ketika bulunya dipegang dan diusap tidak akan rontok. Bulu yang kotor, terlihat kusam, dan rontok menandakan hewan tersebut tidak diurus dengan baik atau sedang sakit.

4. Kulitnya bersih

Kulit hewan kurban yang memiliki koreng, bisul, atau penyakit kulit lainnya menandakan bahwa hewan tersebut sedang menderita sakit, terinfeksi parasit, seperti kutu dan scabiesis. Untuk memastikannya, Anda juga bisa mencubit kulit hewan tersebut. Bila setelah dicubit kulitnya kembali seperti semula, maka hewan tersebut benar-benar sehat.

5. Matanya jernih

Pilihlah mata hewan kurban yang bersinar, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air, tidak berwarna merah, dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Mata hewan yang terlihat sayu menandakan hewan sedang sakit.

6. Kotoran hewan relatif padat

Pastikan juga hewan tersebut memiliki kotoran relatif padat, tidak cair, dan tidak bercampur darah. Hewan juga sama seperti manusia, jika kotoran yang dikeluarkannya baik, maka hewan tersebut dalam keadaan sehat. Kotoran hewan yang sehat langsung jatuh ke tanah pada saat hewan defekasi. Daerah pantat yang kotor dan berbau feses menandakan hewan dalam keadaan diare.

Itulah kondisi fisik hewan yang harus Anda perhatikan jika hewan tersebut mau dikurbankan. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan tingkah laku hewan, seperti nafsu makannya baik, bergerak aktif, memberi respon ketika dipegang, tidak lesu, dan tidak memisahkan diri dari kelompoknya. Bila hewan tersebut sudah dipastikan sehat, maka Anda boleh membelinya.

Dicuplik dari situs Indosiar, hewan kurban yang sehat juga diberikan stiker bertanda “sehat”. Petugas dari suku dinas Peternakan Jakarta Barat melakukan pemeriksaan pada hewan yang dijual, seperti matanya, mulutnya, dan kondisi fisik lainnya. Bila hewan tersebut  dipastikan sehat, maka mereka akan memberikan stiker yang bertanda “sehat” tersebut. Walaupun ada stiker tersebut, namun Anda juga harus benar-benar meninjau kembali kesehatan hewan tersebut. (NR)