RIM Bangun Pabrik di Malaysia, Indonesia Tidak

by
October 11th, 2012 at 5:07 pm

Jakarta (CiriCara.com) – CEO Research in Motion (RIM) Thorsten Heins berkunjung ke Indonesia. Ia menegaskan bahwa RIM tidak akan membangun pabrik dan server di Indonesia. RIM hanya akan membangun pabrik di Malaysia dan server di Singapura. Kenapa?

Menurut Hastings Singh, Managing Director RIM South Asia, Indonesia tidak membutuhkan server BlackBerry. Pasalnya, Indonesia bisa memanfaatkan server global yang disediakan RIM untuk mengakses data.

“Kami punya jaringan global, tak perlu untuk menempatkan server di sini (Indonesia). Yang perlu kami pastikan, layanan tetap berjalan baik dalam hal kualitas dan kapasitas,” kata Hastings Signh, Kamis (11/10/2012).

Tidak hanya soal server, RIM juga menegaskan tidak akan membangun pabrik produksi BlackBerry di Indonesia. Mereka lebih memilih Malaysia sebagai basis pembuatan BlackBerry untuk pasar Asia. Ia tahu Indonesia akan kecewa, apalagi Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna BlackBerry terbesar.

“Kami bisa mengerti kekecewaan kalian kenapa kami memilih Malaysia untuk basis produksi. Ini sensitif, tapi ini keputusan global untuk memilih tempat manufakturing. Kami hanya ingin memastikan ketersediaan tetap terjaga,” kata Hasting.

Lebih lanjut Hasting menjelaskan bahwa, RIM tidak harus membangun pabriknya sendiri. Menurutnya, RIM juga akan bekerjasama dengan perusahaan lain untuk memproduksi BlackBerry. “Apple dan produsen handset lainnya juga tidak bangun pabrik sendiri,” ujarnya.

Kedatangan CEO RIM dan jajarannya ke Indonesia sejatinya hanya untuk memperkenalkan platform terbaru mereka yakni, BB 10. Namun, karena banyak yang penasaran dengan kabar pembangunan pabrik di Indonesia, RIM pun membantahnya.

Bagaimana menurut Anda para pengguna BlackBerry Indonesia, apakah keputusan RIM untuk tidak membangun server dan pabrik di Indonesia ini sudah tepat?

(YG)

Comment di sini