Penembak Malala Yousafzai Dihargai Rp 1 Miliar

by
October 15th, 2012 at 10:43 am

REUTERS/Hazart Ali Bacha

Islamabad (CiriCara.com) – Blogger belia yang menyuarakan perdamaian di Pakistan, Malala Yousafzai ditembak sekelompok orang saat berangkat sekolah. Pemerintah Pakistan pun menawarkan hadiah untuk siapa saja yang memberi informasi terkait keberadaan pelaku.

Seperti yang dilansir BBC, pemerintah Pakistan siap mengeluarkan hadiah sebesar 10 juta rupee atau sekitar Rp 1 miliar untuk mereka yang berhasil menangkap atau memberikan informasi terkait pelaku penembakan blogger berusia 14 tahun itu.

“Kami tidak akan membiarkan mereka kabur, kami akan tangkap dan menghukum mereka,” kata Menteri Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik.

Dari data sementara, diketahui pelaku penembakan Malala Yousafzai merupakan anggota dari Taliban. Malala Yousafzai menjadi incaran kelompok Taliban karena telah menyebarkan paham pro-Barat pada masyarakat Lembah Swat.

Malala menjadi terkenal di berbagai media di Pakistan dan barat karena keberaniannya dalam menyuarakan penentangan terhadap Taliban. Melalui blognya, ia menceritakan kisah hidupnya yang dipenuhi dengan intimidasi dan teror dari Taliban. Pasalnya, Taliban melarang keras para wanita untuk bersekolah.

Namun, Malala yang sangat ingin belajar agar bisa menjadi dokter terus memberanikan diri untuk tetap berangkat sekolah. Hingga pada akhirnya Selasa (9/10) waktu setempat, bus sekolahnya dicegat kelompok taliban dan Malala pun mendapat dua tembakan di leher dan kepala.

“Saya takut dipenggal oleh Taliban karena keinginan saya untuk belajar. Selama mereka berkuasa, Taliban sering memeriksa rumah kami untuk melihat apakah kami sedang belajar atau nonton TV,” kata Malala kepada CNN, tahun lalu.

Hingga saat ini, kondisi Malala usai penembakan berangsur membaik. Sementara dua temannya yang juga ditembak masih dalam kondisi kritis. Pemerintah Pakistan masih terus mengadakan pemburuan terhadap pelaku.

Komandan Militer Pakistan, Jenderal Ashfaq Parvez Kayani mengatakan aksi teroris (Taliban) di Pakistan sudah tidak bisa ditolelir lagi. Ia mendesak agar pemerintah Pakistan bisa bertindak tegas kepada para teroris tersebut.

“Para pengecut yang menyerang Malala sekali lagi menunjukkan betapa mereka tidak menghargai nyawa manusia, dan seberapa rendah moral mereka dalam mewujudkan ambisi yang didasari ideologi sesat,” kata Kayani.

Sebelumnya, Malala Yousafzai dinobatkan sebagai pelopor Perdamaian Nasional Pakistan. Blogger yang mulai aktif sejak usia 11 tahun ini telah menceritakan kisahnya dan mampu menarik banyak perhatian publik baik dalam dan luar negeri.

(YG)

Comment di sini