Video: Inspirasi Nico Calabria, Pesepakbola Tangguh Berkaki Satu

by
October 15th, 2012 at 4:04 pm

AMPSoccer/Daily Mail

CiriCara. Com – Kisah inspirasi datang dari seorang remaja 18 tahun yang tidak memiliki kaki kanan tapi tetap mampu bermain untuk tim sepakbola sekolahnya, bahkan dia juga sudah mendaki gunung Kilimanjaro pada usianya yang ke-13 tahun.

Remaja pria yang luar biasa ini adalah Nico Calabria. Dia adalah remaja yang tidak menyerah pada keadaan dan tidak membiarkan kekurangannya membuat dia tertinggal dari teman-temannya.

Nico bersekolah di Concord-Carlisle High School, Massachusetts, AS dan menjadi terkenal setelah videonya saat mencetak gol hebat untuk memberikan kemenangan pada tim sekolahnya menyebarluas di dunia maya melalui Youtube.

Dalam video tersebut, terlihat seluruh pemain memiliki ruang gerak yang sempit di depan gawang, untuk menerima tendangan sudut dari salah satu pemain. Tapi, dengan mudahnya, bola yang melambung disambut oleh kaki Nico, dan masuk, tepat ke gawang lawannya.

Daily Mail

Spalsh News/Daily Mail

Nico selalu ditemani dengan tongkat ke mana pun dia pergi. Bahkan, saat bertanding sepakbola, dia juga menggunakan tongkatnya. Nico terlahir dengan keadaan tubuh yang tidak sempurna seperti anak laki-laki lainnya, dia terlahir tanpa tulang pinggul dan kaki kanannya. Meskipun demkian, semangat dan staminanya tetap seperti remaja laki-laki pada umumnya.

Hal itulah yang membuat Nico tetap bersemangat dan dapat menorehkan prestasi di sekolahnya. Dia bukan hanya menjadi bintang sepakbola di sekolahnya, dia juga menjuarai beberapa pertandingan gulat, seperti gambar di bawah ini:

Youtube/Daily Mail

Hal yang tidak kalah mencengangkannya lagi, pada usia 13 tahun, Nico sudah ikut dalam perjalanan amal untuk mendaki gunung Kilimanjaro di Tanzania, Afrika. Nico berhasil mencapai puncak setinggi 5.000 meter dan memperoleh uang 100.000 dollar AS (sekitar 900 juta rupiah). Uang tersebut digunakannya untuk memberikan kursi roda gratis kepada rakyat Tanzania.

Dengan pendakian itu, dia berhasil mencatatkan dirinya pada rekor dunia. Selain itu, dia juga sempat diundang sebagai narasumber dalam acara Ellen DeGeneres.

Pada acara tersebut, dia menyebutkan bahwa pendakian gunung Kilimanjaro dilakukannya selain untuk beramal, ternyata itu merupakan keharusan dalam adat-istiadat keluarga Calabria, di mana setiap anak laki-laki pada keturunan keluarga Calabria yang berusia 13 tahun, harus melakukan sebuah perjalanan petualangan.

Pendakian itu tentu tidaklah mudah baginya. Nico harus berjuang di tengah suhu yang mencapai -40 derajat, awalnya dia sudah ingin menyerah pada hari pertama pendakian, tapi sang ayah memberinya dorongan dan semangat.

Hingga akhirnya, ketika sang ayah harus menghentikan pendakian karena penyakit ketinggian yang parah, Nico malah memilih untuk terus melanjutkan perjalanan. Dia berhasil mencapai puncak dan mengalahkan semua “ketidakmungkinan” yang melekat pada dirinya karena dia hanya memiliki satu kaki.

Dilansir dari Daily Mail, Nico mengatakan bahwa cacat tubuh yang dimilikinya tidak menentukan siapa dirinya, melainkan memberinya tantangan yang perlu diatasi setiap harinya, dan tantangan itu yang menjadikan dirinya sebagai orang yang kuat seperti sekarang ini.

Kisah hidup remaja 18 tahun yang hanya dianugerahi 1 kaki ini, hendaknya benar-benar menjadi inspirasi bagi remaja-remaja di luar sana yang dianugerahi 2 kaki. Kalau orang yang memiliki 1 kaki saja dapat mempergunakannya untuk hal yang baik, mengapa kalian yang memiliki 2 kaki malah memilih menggunakannnya untuk hal yang buruk?

Inilah video yang merekam bagaimana Nico mencetak gol hebat saat membela tim sepakbola sekolahnya.

(yk)

Daily Mail

Comment di sini