Kopi Kotoran Gajah, Pesaing Berat Kopi Luwak

by
October 17th, 2012 at 4:34 pm

Anantara Resort

CiriCara.com – Semua orang tahu bahwa kopi luwak adalah kopi asal Indonesia dan harganya sangat mahal. Hal ini dikarenakan kopi luwak adalah kopi yang dibuat dari biji kopi yang sudah difermentasi secara alami dalam perut luwak.

Jadi, musang luwak dengan sengaja diberi makan biji kopi pilihan, kemudian biji kopi tersebut baru diolah menjadi bubuk kopi, setelah dikeluarkan oleh luwak tersebut melalui kotorannya.

Memang, rasa kopi luwak ini sangat lezat menurut pengakuan para pencinta kopi, baik dalam negeri maupun luar negeri. Kenikmatan kopi luwak itu ditimbulkan dari enzim dalam pencernaan perut luwak yang mampu memecah protein dalam biji kopi yang biasanya menimbulkan rasa pahit pada kopi.

Akan tetapi, tampaknya kopi luwak harus berhati-hati, karena sekarang, sudah ada pesaing yang tidak kalah hebatnya.

Kabarnya, Anantara Resort di Thailand telah berhasil memproduksi kopi yang tidak kalah lezatnya dengan kopi luwak. Kopi tersebut juga diproses dalam perut hewan, hanya saja, hewan yang digunakan jauh lebih besar dari luwak, yaitu Gajah Thailand.

Kopi tersebut diberi nama Black Ivory Coffee, sebut saja kopi kotoran gajah. Beberapa pihak mengatakan bahwa kopi kotoran gajah ini harusnya bisa memiliki kualitas yang jauh lebih baik karena gajah adalah hewan herbivora (pemakan tumbuhan).

Akan tetapi, kopi kotoran gajah ini tidak menjanjikan harga yang lebih murah dari kopi luwak. Kalau untuk 1 kg kopi luwak harganya mencapai 600 dollar AS (sekitar 5 juta), sedangkan kopi kotoran gajah harganya 1.100 dollar AS (sekitar 10 juta rupiah).

Mengapa harga kopi kotoran gajah ini jauh lebih mahal ya?

Hal itu dikarenakan memelihara kawanan gajah bukanlah hal yang membutuhkan biaya yang sedikit. Selain itu, kopi kotoran gajah ini tidak dihasilkan dari gajah sembarangan, melainkan dari gajah yang dilindungi oleh Yayasan Segitiga Emas Gajah Asia (Golden Triangle Asian Elephant Foundation).

Ditambah lagi, gajah-gajah tersebut hanya diberi makan biji kopi Arabika. Gajah-gajah tersebut setidaknya harus diberi makan sekitar 32 kg biji kopi Arabika untuk menghasilkan 1 kg biji kopi kotoran gajah yang siap diolah lagi.

Jika kamu penasaran bagaimana rasa kopi kotoran gajah ini, kamu harus pergi ke salah satu penginapan Anantara Resort yang terletak di Maldives, Thailand utara.

Dengan adanya pesaing berat ini, kopi luwak Indonesia sudah harus berhati-hati dalam mempertahankan kualitas dan keunggulan cita rasanya. Menurut salah satu sumber, kopi luwak yang dieksport ke mancanegara belakangan ini adalah kopi luwak palsu.

Apakah benar demikian? Jika ya, tidak tertutup kemungkinan kalau para pelanggannya bisa beralih ke kopi kotoran gajah dari Thailand itu. (yk)

Comment di sini