CiriCara: Cara Memutuskan Pacar Posesif Tingkat Dewa

by
October 18th, 2012 at 11:36 am

CiriCara.com - Ada yang pernah punya pengalaman memiliki pacar yang posesifnya setengah mati? Kalau dari cerita yang berkembang, pacar yang posesif biasanya membuat repot pasangannya. Benar tidak?

Pacar yang posesif sering bersikap terlalu cemburuan. Contohnya ketika seorang cowok sedang jalan dengan cewek yang notabene adalah teman kuliah yang baru keluar kelas bareng, tahu-tahu pacar cowok itu nimpuk si cewek dengan buku karena si cowok melangkah keluar bersama dari ruangan. Itu artinya si cewek menderita kelainan posesif tingkat dewa. Meskipun biasanya dimiliki oleh cewek, sifat posesif bisa juga dipunyai oleh cowok.

Ketika konflik yang terjadi akibat sifat posesif pacar semakin meningkat, biasanya putus menjadi jalan keluar bagi pihak yang merasa dirugikan. Tapi, tentu saja memutuskan pacar tidak semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi jika kita sudah terlanjur cinta banget pada pacar. Lalu, bagaimana cara memutuskan pacar posesif yang semakin lama semakin membuat tidak betah namun berat untuk bilang “putus” ? Simak caranya berikut ini:

1. Mengaku suka sesama jenis

Cara pertama ini memang terdengar ekstrem, namun tingkat keberhasilannya bisa mencapai 100%. Coba kamu tiba-tiba datang ke rumah pacarmu yang posesif bersama teman sesama jenismu kemudian berkata begini, “Maaf, aku sudah bohong sama kamu. Selama ini aku sebenarnya suka sama (sebut nama temanmu, misalnya Bambang). Aku pacaran sama kamu cuman buat kedok.” Sedikit menyakitkan, tapi daripada menderita lahir batin karena selalu dicemburuin?

2. Cari tempat yang pas

Carilah tempat yang pas untuk memutuskan pacar yang posesifnya tingkat dewa. Misalnya, di Jalur Gaza. Pas di Jalur Gaza sedang ada bom-boman, coba kamu putuskan pacarmu dengan berkata, “Lihatlah sayang, banyak orang tak berdosa mati sia-sia. Aku putuskan bergabung dengan para pejuang demi kemanusiaan, jadi lebih baik kita putus saja.” Ini demi kemanusiaan lho ya, tidak ada hubungannya dengan agama.

3. Aku dijodohkan orangtua

Cara ini terinspirasi oleh kisah mak comblang zaman dulu. Bilang saja ke pacarmu kalau orangtua sudah memilihkan calon pendamping hidup. Jelaskan bahwa menentang pilihan orangtua sama saja dengan menjadi anak durhaka dan terancam masuk neraka. “Kamu mau pacaran dengan anak durhaka yang besok kalau mati masuk neraka?” bilang begitu ke pacarmu.

4. Terus terang

Nah, ini cara yang paling mujarab dan tidak tercela. Terus terang saja ke dia, kalau kamu tidak tahan dengan sifatnya yang super duper posesif. Bilang kalau mau terus mempertahankan hubungan, si doi harus bisa mengurangi sifatnya yang selalu cemburuan. Otherwise, dada bye bye.

Semoga cara di atas berhasil dan tidak dibaca orang yang posesif. *Bisa-bisa ketahuan nanti. :) Buat yang belum tahu ciri-ciri pacar yang posesif, klik tautan ini.

(hp)

Comment di sini