Video: Stephanie Kembali Mendengar Setelah Tuli Belasan Tahun

by
October 18th, 2012 at 2:12 pm

New York (CiriCara.com) – Seorang gadis remaja umur 15 tahun menerima keajaiban setelah belasan tahun tidak dapat mendengar.

Gadis remaja itu adalah Stephanie Montalvo. Stephanie tumbuh besar tanpa bisa mendengar berbagai jenis suara, alias tuli sejak lahir.

Meski demikian, Stephanie tetap menjalankan kesehariannya seperti gadis 15 tahun pada umumnya. Dia melakukan hobinya bermain baseball. Dia juga sangat mahir bermain piano. Ditambah lagi, dia mampu membuat lagu sendiri.

Hingga suatu waktu, Bill Austin, seorang pendiri sekaligus CEO dari Starkey Hearing Technologies, yaitu suatu pabrik pembuat alat bantu dengar terbesar di Amerika Serikat, membuat kunjungan amal ke stadion baseball Yankee di kota New York.

Pada kesempatan itu, Bill menyumbangkan alat bantu dengar pada anak-anak dan orang dewasa yang mengalami gangguan pendengaran, bahkan tuli sejak lahir.

Stephanie sangat beruntung dapat menerima donasi dari Starkey Hearing Tecnologies tersebut. Akhirnya, gadis remaja berbakat ini dapat mendengar kembali. Dia merasa senang karena sudah sekian lama dia menantikan untuk dapat mendengar.

Selain Stephanie, ada pula beberapa anak yang tuli mengungkapkan kebahagiaannya dengan berkata bahwa mereka merasa seperti mendapat telinga baru, sehingga sekarang, mereka sudah dapat mendengar.

Setelah anak-anak itu dipasangi alat bantu dengar, mereka mendapat kesempatan untuk melihat tim baseball Yankee latihan di stadion tersebut.

Hal ini merupakan kebahagian tersendiri bagi Stephanie karena dia adalah penggemar baseball. Bahkan, manajer tim tersebut menghampiri Stephanie dan mengajarkannya sedikit tentang teknik memukul bola yang tepat.

Inilah video dari NBC News.com tentang kisah Stephanie.

Sumber: NBC News.com

Ungkapan terima kasih tiada hentinya diterima oleh Bill Austin, pria dermawan yang sudah melakukan berbagai perjalanan amal keliling dunia, untuk membagi-bagikan alat bantu dengar buatan pabriknya tersebut. (yk)

Huffington Post

Comment di sini