Camat Ketahuan Pelihara Hewan Langka, Jokowi Tertawa

by
October 19th, 2012 at 8:59 am

Jakarta (CiriCara.com) – Camat Kramat Jati, Ucok Bangsawan Harahap ketahuan memelihara sejumlah hewan langka yang dilindungi. Karenanya, petugas pun langsung mengamankan hewan tersebut. Lalu apa tanggapan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi?

Saat dimintai tanggapan terkait aparatnya yang memelihara hewan langka, Gubernur DKI Jakarta Jokowi tertawa. “Ha ha ha ya nanti dilihatlah kalau memang itu melanggar ya gimana. Yang namanya aparat itu pasti mengerti aturanlah,” kata Jokowi, seperti dikutip Kompas.com.

Menurut Jokowi, Ucok seharusnya sudah tahu mengenai resiko jika melanggar peraturan tentang hewan langka yang dilindungi. “Pasti dia ngerti aturannya apa dan sanksinya apa,” jelas Jokowi saat ditanya mengenai ancaman hukuman untuk Camat Kramat Jati itu.

Jokowi menjelaskan, semua aparat seharusnya sudah tahu bahwa memelihara hewan itu ada aturannya. Di mana jika melanggar aturan tersebut pasti akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, rumah Camat Kramat Jati di Jl Raya Jati Makmur, Kompleks Depdagri, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat didatangi petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Petugas mendapat informasi bahwa Camat Kramat Jati, Ucok Bangsawan Harahap telah memelihara hewan langka.

Dari hasil pemeriksaan, petugas BKSDA berhasil mengamankan beberapa unggas langka. Di antaranya, 4 ekor kakak tua raja, 1 ekor nuri kepala hitam, 1 ekor elang bondol, 1 ekor merak, 6 ekor burung mambruk, dan masih banyak lainnya.

Selain unggas, petugas juga berhasil mengamankan mamalia langka, yaitu harimau india 1 ekor, siamang 1 ekor, dan monyet ekor panjang 1 ekor. “Malam tadi, kita sudah berhasil mengevakuasi beberapa jenis satwa,” tutur Adam Mustofa, penyidik BKSDA.

Menurut peraturan undang-undang, Ucok akan mendapatkan hukuman penjara. “Bagi yang tidak sengaja, hukumannya di bawah lima tahun. Kalau sengaja, lima tahun,” jelas Adam.

Meskipun demikian, Adam mengungkapkan pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan Ucok untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Mengenai hukuman yang berkaitan dengan jabatan Ucok sebagai Camat Kramat Jati, Adam menjelaskan hal itu bukan wewenangnya.

“Tetapi sanksi indisipliner bukan bagian kita,” pungkas Adam kepada wartawan.

(YG)

Comment di sini