Bawa Keluarga ke Tanah Suci Saat Tugas, Menag Diprotes

by
October 24th, 2012 at 4:55 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mendapatkan protes keras dari berbagai kalangan. Pasalnya, dia sudah mengikutsertakan keluarga, kerabat, dan koleganya saat bertugas sebagai amirul haji Indonesia di Tanah Suci.

Peneliti Masyarakat Transparansi Indonesia Jamil Mubarok menilai rombongan Suryadharma Ali telah merugikan masyarakat. Pasalnya, masyarakat harus rela mengantre selama bertahun-tahun, tapi para keluarga pejabat bisa dengan mudahnya berangkat ke Tanah Suci karena nebeng.

Menurut Jamil, keluarga pejabat yang menggunakan kuota khusus itu jelas merugikan masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji. “Hak masyarakat menjadi terhalang kuota khusus,” ujarnya.

Jamil menjelaskan, kuota khusus untuk keluarga pejabat itu merupakan penyelewengan. Pasalnya, kuota khusus haji harusnya diberikan kepada pejabat tidak termasuk keluarganya. “Jatah itu harus jatuh pada individu-individu penyelenggara negara. Bukan untuk rekan sejawat,” tegasnya seperti dikutip dari Merdeka.com.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Nurhayati Ali Assegaf pun menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, seorang pemimpin harus bisa memberi teladan yang baik untuk masyarakat. “Apalagi ini dalam hal ibadah haji, kan wajibnya hanya sekali,” jelasnya.

Nurhayati juga menilai, seharusnya Suryadharma Ali lebih mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pribadi. Apalagi, saat ini masyarakat mulai sensitif dalam menanggapi berita soal kuota haji untuk Indonesia yang terbatas.

“Ada jatah atau tidak, seorang pemimpin harus mengutamakan masyarakat,” ujar Nurhayati yang mengaku tidak mendapat kuota khusus untuk Fraksi Demokrat.

Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali diketahui membawa rombongan sebanyak 35 orang untuk bertugas. Masing-masing pejabat yang bertugas, mereka membawa istri serta keluarganya. Bahkan, adik Menag pun ikut serta dalam rombongan ini.

(YG)

Comment di sini