Evakuasi KA Prameks Selesai Tadi Pagi

by
October 24th, 2012 at 1:35 pm

Tribunnews

Sleman (CiriCara.com) – Kereta Api Prameks (Prambanan Ekspres) yang terguling di Dusun Krajan, Desa Tirtomani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada Selasa 23 Oktober 2012 kemarin telah selesai dievakuasi pada pagi tadi, Rabu 24 Oktober 2012 pukul o4.30 WIB.

Kepala Hubungan PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto membenarkan proses evakuasi kereta tersebut.

“Rangkaian kereta Prameks yang anjlok dan terguling berhasil dievakuasi sekitar pukul 04.30 WIB dan lokasi kejadian sudah bersih sehingga jalur rel ganda kembali dapat dibuka,” katanya seperti dikutip MediaIndonesia.com.

Eko menyatakan jika jalur kereta sudah bisa dilewati kembali mulai pukul 06.30 WIB. Jalur tersebut juga sudah dilewati oleh KA Logawa dan KA Bima pada pukul 07.00 WIB. Kereta Prameks yang telah dievakuasi kemudian ditarik di ke Depo Prambanan untuk diperiksa lebih lanjut.

Pemeriksaan menurut Eko dilakukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). Setelah diperiksa kemudian KA Prameks akan dibawa kembali ke Balai Yasa untuk diperbaiki.

“Setelah semua pemeriksaan selesai maka rangkaian gerbong akan diperbaiki sehingga dapat dioperasionalkan lagi,” jelasnya lagi.

Karena peristiwa kereta anjlok, pihak PT. KAI yang mengoperasikan kereta Prameks juga meminta maaf terhadap masyarakat dan korban. Lalu lintas kereta api yang menggunakan jalur tersebut sempat tersendat dan beberapa jadwal kereta mengalami keterlambatan.

Kereta Api Prameks terguling kemarin sore sekitar pukul 16.45 WIB saat berangkat dari stasiun Jebres, Solo menuju Kutoarjo. Akibat dari kecelakaan ini, sebanyak 40 penumpang mengalami luka. 29 orang korban harus menjalani rawat jalan sementara 11 orang lainnya dirawat inap di RS Panti Rini serta RS Bhayangkara Polda DIY. Beruntung tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam kecelakaan ini. Semua biaya perawatan korban luka di rumah sakit ditanggung oleh Jasa Raharja.

Gerbong kereta yang terguling adalah gerbong bernomor satu, dua dan tiga. Gerbong terguling di atas rel ganda dan menghambat perjalanan kereta dari dua arah. (RN)

Comment di sini