CiriCara: Ciri-ciri Remaja yang Mengalami Gangguan Jiwa

by
October 25th, 2012 at 9:15 am

CiriCara.com – Gangguan jiwa tidak muncul begitu saja, banyak faktor yang yang membuat seseorang bisa mengalami gangguan jiwa ringan atau berat, seperti skizofrenia. Namun, ternyata anak usia remaja lebih rentan mengalami hal ini.

Anak usia remaja lebih rentan mengalami gangguan jiwa karena banyak faktor pemicu stres. Pada usia remaja terjadi perubahan-perubahan penting pada dirinya, seperti perubahan hormonal dan psikologis. Jika anak atau remaja Anda mengalami perubahan perilaku yang aneh, maka bisa jadi dia mengalami gangguan jiwa. Berikut ciri-ciri remaja yang mengalami gangguan jiwa:

1. Menarik diri dari interaksi sosial

Remaja yang mulai memiliki keinginan untuk menyendiri, memiliki imajinasi yang sangat tinggi dan menikmati suasana kesendiriannya. Suasana kesendirian yang terlalu berkepanjangan membuat seseorang menikmati kesendiriannya dan memicu timbulnya fantasi-fantasi semu. Jika fantasi tersebut berubah menjadi sebuah persepsi nyata dan persepsi tersebut diyakininya, maka dia akan mulai berbicara sendiri.

2. Mengalami kesulitan mengorientasikan waktu, orang, dan tempat

Remaja dengan kesulitan orientasi ini terjadi karena memorinya hanya berputar pada masalah yang dipikirkan saja sehingga dia kehilangan kemampuan untuk mengenali waktu dan tempat. Misalnya, dia tidak mengingat di mana dan jam berapa pada saat itu.

3. Mengalami penurunan daya ingat

Pada saat diminta untuk melakukan perhitungan sederhana maka dia tak mampu melakukannya dengan mudah. Perhitungan yang mudah tersebut menjadi sebuah tugas sulit untuk mereka.

4. Mengabaikan penampilannya

Remaja yang memiliki gangguan jiwa mengabaikan penampilan dan kebersihan dirinya. Gambaran dirinya negatif sehingga mereka menganggap penampilan itu tidak penting.

5. Memiliki labilitas emosional

Mereka akan bisa mengalami perubahan mood yang sangat cepat. Perbahan ini membuat penderita gangguan jiwa menjadi susah terkontrol. Stimulus yang sangat ringan juga bisa membuat mereka menjadi marah secara berlebih atau malah sedih secara berlebih.

6. Memiliki perilaku yang aneh

Perilaku aneh ini yang mereka tunjukkan biasanya mengurung diri di kamar, berbicara sendiri, tertawa sendiri, marah berlebihan dengan stimulus ringan, tiba-tiba menangis, berjalan bolak-balik, berjalan tanpa arah dan tujuan yang jelas.

7. Tidak mau melakukan segala hal

Mereka berusaha untuk tidak melakukan apa-apa, bahkan marah jika diminta untuk melakukan sesuatu. Selain itu, mereka juga beranggapan apa yang dilakukannya selalu benar dan tidak mau disuruh apapun.

Gangguan jiwa yang dialami remaja sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor. Dilansir Health.Detik.com, Tun Kurniansih Bastaman, SpKJ(K), Ketua Umum Pengurus Pusat PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) ada beberapa faktor yang membuat remaja berbakat mengalami gangguan jiwa, antara lain:

- Riwayat keluarga ada yang menderita gangguan jiwa atau faktor genetik.

- Mendapat kesulitan dalam sosialisasi, seperti kurang bisa bergaul dan selalu merasa rendah diri.

- Mengalami kesulitan belajar.

- Hiperaktif.

Jika anak atau remaja Anda sudah mengalami perubahan perilaku, ada baiknya melakukan pendekatan dan menjalani komunikasi dengan baik. Hindari untuk langsung memukul atau menghukumnya tanpa melihat latar belakangnya terlebih dahulu karena malah akan membuatnya semakin depresi. (NR)

Comment di sini