Tukang Sayur Marah Karena Jokowi Tak Borong Dagangan

by
October 25th, 2012 at 10:28 am

Jakarta (CiriCara.com) – Kehadiran Joko Widodo atau Jokowi sebagai orang nomor satu di Ibukota bagi sebagian orang dianggap sebagai ‘Dewa Serba Bisa’ yang akan memenuhi setiap keinginan mereka.

Lihat saja bagaimana Sri Asih, pedagang sayur dan sembako berusia 47 tahun yang berteriak-teriak agar Jokowi memborong dagangannya saat Jokowi bertandang ke Pasar Gembrong Lama, Galur, Jakarta Pusat.

Di tengah pasar tradisional yang sempit, panas, dan serba berdesakan itu, Sri menyerukan nama Jokowi, berharap agar Gubernur DKI Jakarta ini mau membeli dagangannya.

“Pak ayo Pak, dibeli dong Pak dagangan saya! Beli semuanya nih Pak, mau bayem, kangkung, semuanya ada, Pak,” kata Sri di Pasar Gembrong Lama seperti dikutip Kompas.com.

Tapi tampaknya Jokowi tidak menghiraukan teriakan Ibu Sri, si pedagang sayur, karena keadaan pasar yang serba berdesak-desakan dengan pengunjung, pedagang, wartawan, dan pegawai pemerintahan bercampur menjadi satu. Jokowi pun hanya melewati lapak Sri tanpa menggubrisnya. Sikap Jokowi ini membuat pedagang sayur itu marah.

“Yah, Pak.. ngapain ke sini, kalau enggak dikasih uang,” gerutu Sri.

Jokowi sendiri mengaku heran ketika masuk ke Pasar Gembrong Lama, Galur yang sangat kumuh walau berada di tengah-tengah kota Jakarta.

“Pasar ini… wah parah, lebih parah, sangat parah. Lihat saja ini bangunannya semi permanen, jalan buat airnya susah,” komentar Jokowi.

Dalam inspeksi mendadak itu, Jokowi didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah DKI, Ratnaningsih untuk mencatat keluhan para pedagang dan pengunjung pasar.

Melihat kondisi Pasar Gembrong Lama ini, Jokowi berencana mengubah pasar Lokasi Binaan (Lokbin) Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) DKI hingga menyerupai supermarket atau hypermarket. (RN)

Comment di sini