5 Kelemahan Sistem Operasi Windows 8

by
October 29th, 2012 at 11:00 am

CiriCara.com - Windows 8 resmi diluncurkan pada hari Kamis (25/10/2012). Microsoft meluncurkan Windows 8 secara global, sedangkan di kawasan Asia Pasifik, Singapura mendapatkan kehormatan sebagai negara tempat peluncuran sistem operasi “pembunuh” Windows 7 ini.

Peluncuran Sistem Operasi Window 8 ini sudah ditunggu dan disambut oleh rekanan resmi Microsoft seperti produsen-produsen laptop dan perangkat elektronik lainnya. Tercatat ada beberapa produsen yang sudah siap menggunakan Windows 8 ini seperti Asus, Acer, dan Dell. Tidak tanggung-tanggung semua produsen ini telah menyediakan lebih dari 50 jenis peranti baru yang menggunakan Windows 8.

Akan tetapi dibalik gegap-gempitanya diluncurkannya sistem operasi ini, ada beberapa hal yang menjadi serius untuk diulas pada kesempatan ini. Tidak lain adalah beberapa kelemahan yang diusung pada Windows 8.

Kita tahu bahwa Microsoft telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk membuat Windows 8 ini, tentu berbeda dengan Sistem Operasi Windows sebelumnya. Windows 8 didesain untuk dapat bekerja pada dekstop dan tablet. Untuk itu Windows 8 bisa disebut sebagai proyek OS pertama Microsoft yang secara bersama menggabungkan platform desktop dan tablet.

Diberikannya Windows 8 Developer Preview oleh pihak Microsoft  memberikan angin segar untuk para developer untuk mencoba bagaimana fitur-fitur yang ada pada OS Windows 8 ini berjalan dan menunjukan performanya. Dan ternyata pada proses percobaan ini, para developer menemukan kelemahan pada sistem operasi terbaru ini. Berikut ini akan dijelaskan beberapa kelemahan Sistem Operasi Windows 8, berikut ulasannya :

1. Sulit berpindah antarmuka

Kelemahan dan kesulitan pertama pada Sistem Operasi Windows 8 ini adalah terlalu sulit untuk dapat berpindah antaraplikasi metro. Hal ini dirasa sulit karena Anda tidak akan menemui lagi fungsi-fungsi “Alt-Tab” seperti yang ada pada Windows 7. Kita tahu bahwa dengan fitur “Alt-Tab” Anda bisa dengan mudah untuk berpindah dan berganti aplikasi yang diinginkan dengan cepat dan mudah, akan tetapi tidak dengan fitur yang ada pada Windows 8. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI Anda bisa menggunakan pointer atau finder. Letakkan di sisi kiri layar dan seret, atau klik pada ikon yang muncul. Kedengarannya sangat mudah, akan tetapi masalah muncul saat Anda bekerja dengan banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antaraplikasi.

2. Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI

Para developer sangat terbantu dengan adanya Windows 8 Developer Preview. Dengan preview ini, developer bisa menemukan kelemahan yang ada pada Windows 8. Ternyata permasalahan yang didapat masih berkutat pada Aplikasi Metro yang ada tersebut.  Permasalahan yang muncul kemudian adalah adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara tile-based Metro UI dan Glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai sangat membingungkan untuk para pengguna awam dan pemula. Berpindah dari Aplikasi Metro dan Aplikasi Desktop sangat sulit dilakukan.

3. Aplikasi Metro UI tidak bisa digunakan pada dekstop

Windows 8 didesain untuk dapat bekerja pada dekstop dan tablet. Untuk itu Windows 8 bisa disebut sebagai proyek OS pertama Microsoft yang secara bersama menggabungkan platform desktop dan tablet. Tetapi kenyataan di lapangan adalah Aplikasi Metro tersebut hanya bisa digunakan secara baik pada tablet saja. Sedangkan untuk dekstop dan notebook sangat tidak kompatibel dengan perangkat yang ada sehingga secara default tidak mungkin bisa dilakukan Windows 8 untuk Booting ke Aplikasi Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan kill-switch untuk mematikan Metro UI.

4. Fitur Metro multitasking dengan 2 aplikasi saja

Kita tahu bahwa Windows 8 didesain untuk dapat melakukan fitur multitasking yang baru dan cepat pada tampilan layar. Dengan menggunakan Aplikasi Metro semuanya itu dapat dilakukan dengan mudah, tetapi ditemukan beberapa kesalahan dan kesulitan dalam menggunakan Aplikasi Metro ini. Untuk tataran pemula mungkin masih wajar dengan tampilan multitasking 2 aplikasi saja, tetapi berbeda dengan pengguna advance yang memerlukan akses multitasking yang berlebih untuk mendukung kemudahan akes yang dilakukan. Dan itu  merupakan kelemahan yang ada pada Windows 8.

5. Tiles sebabkan crash

Windows 8 didesain juga mengadopsi Sistem Tray terbaru dimana sistem ini dibuat untuk memudahkan pengguna untuk dapat dengan mudah mengakses dan melihat status dari suatu aplikasi. Pada saat Microsoft memperkenalkan System Tray, fitur tersebut disebut sebagai hal penting sehingga didesain agar user mudah mengaksesnya. Akan tetapi kenyatan yang terjadi adalah Sistem Tray ini tidak dapat berjalan dengan semestinya, dan seringkali menyebabkan gangguan untuk si penggunanya.

Dan yang terakhir adalah tampilan dari tiles itu sendiri. Tampilan dari tiles tersebut dirasa terlalu besar dalam tampilannya. Jadi, tampilan layar akan menjadi penuh jika Anda menginstal banyak aplikasi pada dekstop atau tablet yang dimiliki. Jadi bisa dibayangkan tampilan Screen Metro Windows 8 akan kacau dengan tampilan yang tidak tertata.

Ilustrasi yang bisa dipergunakan adalah, dengan semakin banyaknya aplikasi yang dijalankan maka Sistem Tray akan menggelembung dan memenuhi akses status aplikasi yang dijalankan. Meski Microsoft berjanji akan memberikan aplikasi yang ringan dan mudah dijalankan, namun jika Anda menggunakan sebuah aplikasi yang menggunakan akses data yang besar seperti streaming atapun sejenisnya.

Maka secara logika akan banyak pula iklan dan informasi yang bermunculan pada perangkat dekstop dan tablet yang Anda miliki. Bisa Anda bayangkan apa yang akan terjadi pada tablet Anda, dengan banyaknya bermunculan status dari aplikasi yang Anda jalankan.

Itulah beberapa kelemahan dan kesulitan yang dialami oleh pada developer yang sudah lebih dulu mencicipi fitur-fitur yang ada pada Sistem Operasi Windows 8 ini. Mungkin nantinya akan dilakukan evaluasi dan peningkatan performa dari kelemahan-kelemahan yang ada tersebut. (AD)