CiriCara: Cara Aman Naik Taksi Bagi Wanita

by
October 30th, 2012 at 2:29 pm

CiriCara.com – Taksi merupakan alat transportasi yang digunakan sebagian orang untuk berpergian, khusunya bagi wanita. Taksi juga dinilai sebagai transportasi darat yang paling elite dan memiliki tingkat kenyamanan yang cukup bagus untuk setiap penumpangnya.

Namun, saat ini taksi berubah menjadi ruangan seram bagi wanita dan terkadang wanita phobia untuk naik taksi saat ini. Dilansir Detik.com, Polda Metro Jaya memberikan tips untuk Anda agar bisa menggunakan taksi dengan aman:

1. Pilih perusahaan taksi yang dapat dipercaya

Jika Anda salah satu orang yang sering menggunakan taksi untuk berpergian, maka pilihlah perusahaan taksi yang dapat dipercaya.

2. Memesan taksi via telepon

Agar lebih aman, sebaiknya Anda memesan taksi via telepon melalui perusahaan taksi tersebut. Tujuannya adalah agar perusahaan taksi tersebut bisa mencatat dengan jelas identitas si pemesan maupun sopir yang akan menjalankan taksi tersebut.

3. Pastikan menunggu di tempat yang aman

Jika Anda terpaksa memberhentikan taksi di pinggir jalan, maka pastikan menunggu di tempat yang aman. Perhatikan juga dengan seksama logo perusahaan taksi sehingga Anda tidak tertipu dengan warna taksi.

4. Jangan tertidur di dalam taksi

Hindari tertidur di dalam taksi agar tidak tejadi tindakan kejahatan. Selain itu, untuk mengurungkan niat jahat si pengemudi, Anda bisa menelepon keluarga atau orang terdekat untuk menginformasikan identitas taksi dan pengemudinya. Bila perlu, gunakan suara keras dan bisa didengar oleh sopir taksi tersebut.

5. Mencatat data-data taksi

Anda juga harus mencatat data-data taksi, seperti nomor kendaraannya, nomor pintunya, dan nama taksi serta sopirnya. Informasikan terlebih dahulu data-data tersebut kepada keluarga atau teman dekat Anda.

6. Periksa foto sopir

Setelah masuk ke dalam taksi, Anda harus memeriksa foto sopir yang tertera pada tanda pengenal dengan wajah sopir itu sendiri. Selain itu, Anda juga harus mengecek seragam sopir taksi tersebut. Catatlah nomor Kartu Tanda Pengemudi karena bisa saja identitas sopir berbeda dengan pengemudi aslinya. Bila hal tersebut terjadi, maka berarti taksi tersebut dikemudikan oleh sopir tembak.

7. Mintalah menepi di tempat yang ramai

Apabila sopir taksi memberhentikan mobilnya secara mendadak, maka tegur dan laranglah sopir tersebut. Jika alasanya bannya bocor, maka mintalah menepi di tempat yang ramai. Selain itu, Anda juga harus segera keluar taksi bila ada tanda-tanda yang mencurigakan. Perlu diketahui juga bahwa biasanya sopir taksi bekerja sama dengan komplotannya yang berada di belakang untuk menodong Anda.

8. Perhatikan reaksi sopir

Anda juga harus memperhatikan reaksi sopir melalui kaca spion di dalam taksi. Jika si sopir terlalu sering melihat ke kaca spion, maka Anda patut curiga karena bisa saja sopir tersebut berniat jahat.

9. Jangan menggunakan taksi yang berkaca gelap

Jangan pernah Anda memilih taksi yang berkaca gelap dan nomor polisinya dilumuri oli. Hindari kedua hal ini jika tidak ingin terjadi hal-hal negatif pada diri Anda.

10. Perhatikan apa yang ada di dalam bagasi

Sebaiknya Anda meminta sopir untuk membuka bagasi belakang terlebih dahulu. Perhatikan apa yang ada di dalam bagasi tersebut. Perlu diketahui juga bahwa salah satu modus perampokan adalah dengan bersembunyi di dalam bagasi taksi.

Jika Anda menemukan tanda-tanda yang mencurigakan saat berada di dalam taksi atau menjadi korban kejahatan, maka hubungi call center polisi di 112 atau mengirimkan pesan singkat ke nomor 1717. Jika ingin keselamatan Anda terjamin saat menggunakan taksi, maka terapkan cara aman di atas. (NR)

Comment di sini