CiriCara: Cara Berlindung Saat Terjadi Badai

by
October 31st, 2012 at 3:55 pm

CiriCara.com – Badai tropis atau siklon tropis merupakan fenomena alam berupa pusaran angin, hujan, dan badai petir dalam suatu daerah tertutup. Siklon tropis hanya bisa tumbuh dan berkembang di atas perairan tropis dan sub tropis yang hangat dengan kelembaban udara tinggi.

Walaupun merupakan fenomena yang tumbuh di lautan, namun pergerakan siklon tropis ini bisa mengarah ke daratan sehingga dapat menimbulkan bencana serius dengan kerugian material dan korban manusia yang besar. Di seluruh dunia terdapat sejumlah wilayah-wilayah perairan tempat tumbuh dan berkembangnya siklon tropis dengan pola musiman yang khas dalam setiap wilayah.

Baru-baru ini bencana terjadi di Amerika Serikat dengan adanya angin topan Sandy yang membuat kota terbesar di dunia, New York menjadi lumpuh total. Badai yang dahsyat ini tiba di garis pantai New Jersey dengan kecepatan angin mencapai 80 mph pada senin (29/10) malam.

Pergerakan badai tropis selalu menjauhi lintang ekuator sehingga tidak mungkin melintasi daratan Indonesia. Namun, Indonesia bisa saja terkena pengaruh tidak langsung dari badai tersebut. Saat ingin terjadi badai biasanya menunjukkan tanda-tanda, seperti udara lebih hangat atau lembap, awan berubah dari putih ke hitam, kilat mulai menyambar, angin bertiup berubah-ubah arah, awan bergulung-gulung diikuti petir, dan burung-burung terbang tergesa-gesa.

Untuk menghadapi badai datang, Anda harus melindungi diri dengan cara berikut ini:

1. Jangan berlindung di dataran yang luas

Pada saat badai tropis terjadi, angin akan bertiup dengan sangat kencang. Untuk itu, Anda disarankan agar tidak berlindung di dataran yang luas karena bisa terbawa oleh angin.

2. Jangan mendirikan tenda dekat semak-semak yang tingginya seragam

Anda harus menndirikan tenda berada di sekitar pohon. Namun, jangan terlalu dekat juga mendirikan tenda di bawah pohon agar Anda tetap aman. Dirikanlah tenda yang letaknya agah jauh dari pohon yang tinggi-tinggi.

3. Jangan mendirikan tenda dekat pohon yang rapuh

Pastikan juga pohon yang berada di dekat Anda merupakan pohon yang tidak rapuh. Pohon rapuh biasanya ada sarang serangganya. Anda harus mencari pohon yang kokoh agar tidak tertiban saat mendirikan kemah di sekitar tempat tersebut.

4. Jangan mendirikan tenda di punggungan bukit

Tujuan tidak mendirikan tenda di punggungan bukit adalah agar Anda tidak disamber petir dan terbawa oleh angin.

5. Berlindunglah di balik pohon atau tumpukan batu-batuan

Anda juga disarankan untuk berlindung di balik pohon atau tumpukan batu-batuan agar tetap terlindungi. Jika Anda tidak berlindung ditempat tersebut, maka tenda bisa terbawa oleh angin.

6. Mendirikan tenda dengan arah membelakangi angin

Jika Anda sudah menemukan tempat yang aman untuk mendirikan btenda, maka dirikanlah tenda dengan arah membelakangi angin. Perpanjang tali tenda sampai maksimal dan pakailah pasak ekstra atau batu sebagai penguat.

Itulah beberapa cara berlindung yang bisa Anda lakukan saat menghadapi badai. (NR)

Comment di sini