Halloween Dianggap Praktik Gaib Oleh Gereja Katolik Polandia

by
October 31st, 2012 at 9:07 am

CiriCara.comHalloween adalah sebuah perayaan yang selalu diperingati oleh negara-negara barat, khususnya Amerika Serikat. Halloween identik dengan dekorasi dan kostum menyeramkan, yang konon katanya, bermanfaat untuk mengusir roh-roh jahat pada akhir musim panen.

Dulunya, Halloween ini merupakan Hari Raya Semua Orang Kudus (All Saints Holy Day) yang diperingati pada 1 November.

Semua orang merayakannya dengan berkunjung ke makam-makam sanak saudara, dan menghiasnya dengan lentera labu. Tapi, perayaan Halloween yang sekarang sangat dipengaruhi oleh Halloween gaya Amerika, yaitu dengan berdandan ala monster menyeramkan, dan sebagainya.

Di zaman modern ini, setiap orang merayakan Halloween yang jatuh pada 31 Okober dengan menghiasi rumahnya dengan dekorasi seram bertemakan setan, penyihir, dan lain-lain.

Rupanya perayaan Halloween seperti ini menuai kritik dari gereja Katolik di Polandia. Hal ini disampaikan melalui situs resmi gereja tersebut, yang menyebutkan bahwa perayaan Halloween sekarang ini semakin bertolak belakang dengan ajaran gereja dan kekristenan.

Seorang uskup agung bernama Andrzej Dziega, memperingatkan bahwa perayaan Halloween yang sering dilakukan itu mengarah pada praktik-praktik ilmu gaib dan berbau mistis.

Kesenangan pada perayaan Halloween secara tidak langsung memperkenalkan dunia kegelapan seperti, ilmu sihir, setan, iblis, dan berbagai roh-roh jahat lainnya kepada generasi muda. Hal-hal seperti itulah yang tidak sesuai dengan ajaran gereja Katolik.

Oleh sebab itu, gereja Katolik di Polandia memberikan peringatan kepada warganya untuk tidak berlebihan dalam merayakan Halloween. Tidak perlu meletakkan benda-benda gaib sebagai dekorasi di rumah, dan juga tidak perlu berdandan seperti setan ataupun monster. Untuk merayakan Halloween ini, cukup dengan berkunjung ke makam saudara, pergi berlibur dan makan malam bersama keluarga.

(yk)

BBC

Comment di sini