Ternyata Begini Cara DPR Minta Upeti ke BUMN

by
October 31st, 2012 at 11:47 am

Republika

Jakarta (CiriCara.com) – Dahlan Iskan membuat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kelabakan. Pasalnya Menteri BUMN ini menguak kebiasaan para anggota DPR yang sering meminta upeti kepada pemilik BUMN.

Isu yang beredar semakin luas ini membuat banyak politisi di Senayan memberikan pendapat yang berbeda-beda terhadap pernyataan Dahlan Iskan. Para politisi itu menegaskan jika mereka tidak pernah meminta upeti ke perusahaan BUMN.

Namun ketika diminta untuk datang ke Senayan dan menjelaskan kronologis serta nama-nama anggota Dewan yang terlibat, Dahlan Iskan menghindar hingga empat kali.

Diberitakan oleh Merdeka.com, Mantan Direktur Utama PT INTI, Irfan Setiaputra membantah upeti wajib kepada anggota DPR saat ia masih menjabat sebagai petinggi BUMN. Tapi menurutnya, DPR pernah ‘bermain’ dengan cara halus.

“Menyindir sih. Tapi saya pura-pura tidak ngerti,” kata Irfan seperti dikutip Merdeka.com pada Selasa, 30 Oktober 2012 malam.

Menurut pengalaman Irfan, selama menjabat sebagai Dirut PT INTI, dirinya sempat menggelar rapat dengar pendapat dengan DPR dengan intensitas yang tidak terlalu banyak. Irfan menyatakan jika saat itu memang ada anggota DPR yang berniat meminta upeti pada perusahaanya dengan cara menyindir.

“Misalnya begini, ‘udah kaya ya sekarang’ atau ‘wah perusahaan makin kinclong aja’,” kata Irfan menirukan sindiran para anggota DPR.

Irfan tidak menanggapi hal itu dan memilih untuk diam. Saat ditanya tentang bawahannya di PT INTI yang mungkin memberi upeti pada politisi Senayan, Irfan mengaku tidak tahu tentang hal itu.

Di sisi lain, menanggapi tudingan Dahlan Iskan dan pihak BUMN tentang aksi pemerasan, DPR menggugat balik Dahlan Iskan terkait kasus ketika ia masih menjabat sebagai Direktur Utama PLN pada 2009 lalu. Saat dipimpinnya, PLN menderita kerugian sebesar Rp. 37,6 triliun. (RN)

Comment di sini