CiriCara: Cara Menghindari Alergi dari Makanan

by
November 1st, 2012 at 9:38 am

CiriCara.com - Alergi adalah reaksi hipersensitivitas tubuh karena merespon masuknya zat-zat alergen ke dalam tubuh. Reaksi hipersensitivitas ini ditunjukkan tubuh dengan memproduksi antibodi IgE (imunoglobin E). Alergen pada makanan yang dapat menyebabkan alergi adalah berupa senyawa protein tertentu.

Protein ini tidak rusak dan tahan pada saat proses pengolahan makanan, selain itu juga tahan terhadap asam lambung. Akibatnya, protein alergen ini kemudian dapat masuk ke tubuh melalui sistem peredaran darah, mencapai organ target, dan menyebabkan reaksi-reaksi alergi. Misalnya, alergi pada kulit dapat menyebabkan terjadinya eksim, dan pada paru-paru dapat menyebabkan asma.

Gejala-gejala yang tampak dari reaksi alergi di antaranya gatal pada mulut dan kulit, bercak merah pada kulit, tekanan darah rendah, mual atau muntah, diare, pusing, dan kesulitan bernafas. Saat ini gejala alergi yang paling ditakutkan adalah anafilaktik syok, yaitu gejala yang ditandai dengan tekanan darah dan kesadaran yang menurun drastis sehingga dapat menyebabkan pingsan. Bila terlambat dilakukan penanganan maka dapat menyebabkan kematian.

Seseorang cenderung menjadi pengidap alergi karena dipengaruhi oleh faktor genetik (turunan) dan lingkungan (dapatan). Alergi memang tidak bisa dihilangkan seratus persen, akan tetapi dengan mengontrol makanan yang akan dikonsumsi maka terjadinya alergi dapat dihindari. Simak beberapa cara menghindari makanan-makanan penyebab alergi berikut ini:

1. Kenali makanan-makanan penyebab alergi

Umumnya jenis-jenis makanan yang beresiko menyebabkan alergi adalah telur, seafood (ikan, kerang, udang, kepiting), susu, kacang-kacangan (kacang kenari, kacang tanah, kedelai), gandum, dan buah-buahan (tomat, stroberi).

2. Hati-hati makan di tempat umum

Sebaiknya bila ingin makan di tempat umum seperti restoran selidiki terlebih dahulu bahan-bahan yang terkandung di dalam menu sajian. Selain itu jangan makan disembarang tempat.

3. Waspadai bahaya kontaminasi

Perlakuan saat pengolahan menjadi sangat begitu penting untuk mencegah terjadinya kontaminasi. Contohnya untuk memotong, jangan mencampuradukkan antara talenan daging dengan sayuran karena dapat menyebabkan kontaminasi silang. Faktor kontaminasi dapat menjadi ancaman baru, yang mana makanan yang seharusnya bukan sebagai penyebab alergi dapat saja menjadi makanan beresiko alergi.

4. Hati-hati terhadap makanan kemasan

Beragam makanan kemasan yang dijual bebas dapat saja menimbulkan alergi bila dikonsumsi sembarangan. Sebaiknya perhatikan label komposisi kandungan gizi yang tercamtum, pilihlah makanan dengan label peringatan bebas alergen.

5. Waspadai bahan adiktif makanan

Bahan adiktif makanan khususnya dari jenis sintetis dapat beresiko menyebabkan alergi. Menurut fungsinya bahan-bahan adiktif ini terdiri dari beberapa kelompok di antaranya adalah bahan pengawet (asam benzoat, penyedap makanan (vetsin, monosodium glutamat), dan pewarna makanan (tartrazine).

Bagi penderita atau orang yang mempunyai riwayat alergi menghindari makanan yang menjadi penyebab alergi sangat penting dalam mencegah terjadinya alergi. Namun, jika telah terjadi alergi pengobatan yang dilakukan adalah dengan pemberian obat antihistamin. (RF)

Comment di sini