CiriCara: Ciri Orang yang Gagal Saat Wawancara Kerja
November 1, 2012 in Karier
CiriCara.com – Ketika dinyatakan lolos tes psikotes, kemudian Anda akan memasuki tes berikutnya yaitu wawancara. Pada saat tes wawancara ini terkadang membuat sebagian orang merasa tegang dan tidak percaya diri karena berhadapan langsung dengan HRD atau atasan di perusahaan tersebut.
Sebenarnya, menghadapi wawancara kerja itu harus rileks. Keadaan rileks bisa memperlancar tes dan kemungkinan besar Anda bisa diterima di perusahaan yang diinginkan. Namun, tidak semua orang bisa bersikap rileks karena masih ada saja orang yang grogi.
Grogi hanya akan membuat Anda menjadi tidak fokus dan melakukan hal-hal yang aneh saat di wawancarai sehingga bisa tidak diterima di perusahaan tersebut. Selain grogi, ada tindakan lain yang dilakukan beberapa orang saat diwawancarai dan membuatnya gagal diterima. Berikut ciri-ciri orang yang gagal saat wawancara kerja:
1. Menunjukkan sikap sombong atau bosan
Sebagian besar orang yang melamar pekerjaan, saat akan diwawancara akan merasa gugup. Jika seseorang sudah merasa gugup, maka akan menunjukkan raut wajah yang tidak enak dilihat. Selain itu, ia juga akan melaakukan suatu tindakan kecil untuk menyalurkan kegugupannya. Misalnya, memainkan alat tulis, menggoyang-goyangkan kaki, memainkan rambut, dan lain sebagainya. Si pewancara justru menanggapi hal tersebut sebagai sinyal kebosanan. Sementara kebosanan pun diartikan sebagai kesombongan.
2. Tidak bepenampilan profesional
Pada saat mendatangi wawancara kerja, tentunya Anda akan berpenampilan rapi agar terlihat profesional. Namun, tak semua orang melakukan hal tersebut. Pada saat datang wawancara, mereka hanya mengenakan pakaian seadanya saja tanpa menunjukkan sikap profesionalnya. Hal seperti itu tentunya akan dinilai buruk oleh perusahaan.
3. Tidak memiliki persiapan
Tidak memiliki persiapan saat akan mendatangi wawancara merupakan kesalahan yang fatal. Jika tak ada persiapan, maka Anda akan bingung mau berkata apa. Selain itu, orang tidak memiliki persiapan juga memperlihatkan wajah yang tidak mau tahu, pemalas, dan kurang inisiatif. Hal tersebut akan membuat perusahaan menjadi tidak tertarik untuk mempekerjakan Anda.
4. Tidak mematikan telepon genggam
Tidak mematikan telepon genggam merupakan hal yang tidak bisa dimaafkan. Tujuan mematikan telepon genggam ini adalah agar Anda dan si pewancara bisa berkonsentrasi dan fokus untuk mengajukan maupun menjawab pertanyaan. Jika Anda tidak ingin gagal pada saat wawancara kerja, maka matikanlah telepon genggam yang dimiliki.
5. Tidak mengajukan pertanyaan bagus
Banyak orang yang sudah mengetahui bahwa mengajukan pertanyaan saat wawancara kerja sangat disarankan karena perusahaan jadi bisa melihat betapa tertariknya Anda dengan perusahaan tersebut. Namun, tak semua orang mengajukan pertanyaan saat diwawancarai.
6. Mengirimkan lamaran terlalu banyak
Mengirimkan lamaran terlalu sering untuk perusahaan yang sama menunjukkan Anda orang yang tidak kompeten. Hal ini jika dilakukan tentunya perusahaan akan menilai bahwa Anda bukanlah orang yang mau bekerja keras.
Itulah ciri orang yang gagal saat wawancara kerja. Jika Anda ingin lolos dan bisa bekerja di perusahaan yang diinginkan, maka hindarilah tindakan tersebut. (NR)


Tags: 