Dahlan Iskan: SMS 18 Inisial DPR Pemeras BUMN, Palsu

by
November 5th, 2012 at 3:28 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Menteri BUMN Dahlan Iskan sudah selesai melakukan pertemuan dengan Badan Kehormatan (BK) DPR terkait kasus pemerasan. Dahlan menjelaskan bahwa SMS inisial anggota DPR pemeras BUMN adalah palsu.

“SMS itu bohong, itu bukan dari humas BUMN,” kata Dahlan Iskan dalam konferensi pers usai bertemu dengan BK DPR di gedung DPR, Senin (5/11/2012).

Dalam pertemuan tersebut Dahlan mengaku baru menyerahkan 2 nama anggota DPR yang pernah meminta upeti dari BUMN. Namun sayang, Dahlan tidak bersedia untuk mengungkapkan nama kedua anggota Dewan tersebut ke publik.

“Yang hari ini kami sampaikan ada 3 peristiwa, dari 3 peristiwa ada 2 nama. Apa jabatannya, itu dari komisi berapa, fraksi apa, saya serahkan kepada BK,” tuturnya dalam jumpa pers di gedung DPR, Senin (5/11/2012).

Untuk menindaklanjuti laporan Dahlan Iskan, BK DPR berencana untuk memanggil Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN, Faisal Halimi dan Direktur RNI Ismed Hasan Putro untuk dimintai keterangan. Pasalnya, mereka mengaku pernah dimintai jatah oleh oknum DPR.

Selain melaporkan kasus pemerasan ke BK DPR, Dahlan juga akan melaporkan kasus ini ke pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, Dahlan masih belum mengetahui langkah apa yang akan dilakukan oleh KPK.

Sebelumnya, Dahlan Iskan tiba di gedung DPR sekitar pukul 09.00 WIB untuk bertemu dengan Badan Kehormatan DPR terkait kasus pemerasan oleh anggota DPR. Dahlan berangkat menggunakan mobil listrik warna hijau yang ia kemudikan sendiri. Saat dalam perjalanan, mobil listrik Dahlan Iskan sempat ditilang.

Belum diketahui secara pasti, ada berapa oknum DPR yang terlibat dalam kasus pemerasan terhadap BUMN yang dipimpin Dahlan Iskan. “(Oknumnya) bisa delapan, sembilan, atau sebelas,” ujar Dahlan Iskan kepada para wartawan.

(YG)

Comment di sini