Informasi Penting Seputar Panas Dalam

by
November 5th, 2012 at 4:37 pm

CiriCara.com - Panas dalam merupakan kondisi meningkatnya panas pada tubuh secara berlebihan dan terkadang disertai timbulnya rasa sakit, terutama di sepanjang sistem pencernaan makanan.

Panas dalam terjadi karena kekurangan asupan beberapa komponen gizi penting yang dibutuhkan tubuh, diantaranya vitamin C, serat, dan cairan. Selain itu, faktor-faktor luar yang turut memengaruhi adalah terlalu sering mengonsumsi makanan yang bersifat panas dan mengandung lemak tinggi (gorengan), serta cuaca yang ekstrem.

Makanan yang terlalu panas atau yang terlalu dingin dapat menyebabkan gangguan suhu di sistem pencernaan tubuh. Panas dari makanan yang terlalu panas tersebut dapat merusak lapisan lendir yang melapisi di sepanjang saluran pencernaan. Begitu juga makanan yang terlalu dingin juga akan menyebabkan dinding lapisan pencernaan mengerut, sehingga makanan menjadi sulit untuk dicerna.

Pada setiap orang, gejala panas dalam dapat berbeda-beda. Namun, gejala yang umum ditemukan antara lain yaitu sariawan, bibir pecah-pecah, konstipasi, bau mulut, sakit tenggorokan, batuk, diare, tubuh terasa panas, mimisan, dan diare berdarah. Beberapa faktor pemicu terjadinya panas dalam adalah:

- Mengonsumsi daging dalam jumlah banyak

- Makan yang terburu-buru

- Mengonsumsi bawang merah dan bawang putih dalam jumlah banyak

- Sering merokok setelah makan

- Minum kopi secara berlebihan

- Minum-minuman berakohol

- Adanya kenaikan gas asam lambung akibat sakit maag yang bersifat akut

Antisipasi sederhana yang dilakukan untuk mengurangi panas dalam adalah minum air secukupnya, karena air dapat menetralisir panas dalam tersebut. Pengobatan secara sederhana juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi cincau yang diolah dalam bentuk minuman segar.

Cincau biasa dan telah sering digunakan sebagai obat penurun panas dalam, serta obat untuk gangguan pencernaan agar pencernaan kita senantiasa sehat. Cincau mengandung komponen air dan serat dalam jumlah banyak. Pembuatan cincau menjadi gel cincau yang lunak dan kenyal dapat menggunakan bahan tambahan lainnya, seperti kalsium dan bahan pembentuk gel (pati, agar-agar, karagenan atau alginat). Kesemua bahan tersebut sangat aman untuk dikonsumsi.

Di samping itu, tetaplah untuk mengonsumsi jenis sayuran-sayuran segar, vitamin C, dan hindari sementara makanan-makanan yang bersifat panas dan berlemak. Bagi penderita panas dalam minum susu juga dapat mempercepat kesembuhan karena susu mengandung zat-zat protektif terhadap gejala infeksi yang terjadi.

Pada saat istirahat atau tidur, tambahkan beberapa bantal di bawah kepala, sehingga kepala akan terangkat lebih tinggi. Ini sangat membantu sirkulasi udara yang masuk ke dalam tubuh.

Pada prinsipnya untuk mengobati gejala-gejala panas dalam adalah cukup mudah, yaitu tergantung dari keluhan mengenai dimana tempat rasa sakit itu. Bagi penderita yang sering mengalami panas dalam sebaiknya dapat mencoba berbagai hal yang telah disebutkan di atas dan tetaplah harus waspada setiap perubahan yang terjadi pada tubuh. (RF)

Comment di sini