Upeti ke DPR Berkisar 5-10 Persen dari Alokasi Anggaran

by
November 5th, 2012 at 1:31 pm

Kompas

Jakarta (CiriCara.com)Dahlan Iskan menyerukan aksi tentang pemerasan yang dilakukan oleh oknum DPR terhadap Kementerian BUMN. Menurutnya jumlah pemerasan itu sangat bervariasi.

Seperti diberitakan oleh Inilah.com, Dahlan bercerita bahwa besarnya pemerasan berkisar antara 5 hingga 10 persen dari alokasi anggaran.

“Ada yang minta 5 persen dari sekian ratus miliar, ada yang minta 10 persen, coba bayangkan,” kata Dahlan dalam sebuah sesi wawancara di Metro TV, Senin, 5 November 2012 seperti dikutip oleh Inilah.com.

Walau sudah menyebutkan besarnya pemerasan yang dilakukan oleh oknum DPR, namun Dahlan masih enggan menyebut oknum pasti yang melakukan pemerasan. Hal ini dimaksudkan agar kontroversi baru tidak muncul.

Namun, Dahlan telah berjanji akan mengungkapnya ketika berada di gedung DPR RI nanti.

Konflik yang terjadi antara DPR dan BUMN diawali dengan aksi Dahlan yang mengirim pesan singkat kepada Dipo Alam, Sekretaris Kabinet tentang oknum DPR yang memeras BUMN.

Atas laporannya Seskab lalu mengeluarkan surat edaran yang melarang pihak Kementerian BUMN untuk memenuhi permintaan oknum DPR tentang upeti dari alokasi anggaran.

Karena ulahnnya, Dahlan lalu dipanggil oleh Badan Kehormatan DPR untuk menjelaskan duduk perkara yang melibatkan DPR dan BUMN. Hari ini, Dahlan dijadwalkan akan hadir memenuhi panggilan Badan Kehormatan DPR.

Sementara, M. Prakosa selaku Ketua Badan Kehormatan DPR menyatakan tidak akan membiarkan oknum anggota Dewan yang telah memeras BUMN lepas dari hukum.

“Pasti, tentunya akan dilaporkan ke penegak hukum (Komisi Pemberantasan Korupsi), ini kan terkait dengan persekongkolan masalah pendanaan negara, tentu tahap selanjutnya akan disampaikan kepada aparat penegak hukum, kalau ini terbukti,” tegas Prakosa. (RN)

Comment di sini