Awas! 4 Makanan Ini Menyebabkan Alergi dan Obesitas

by
November 6th, 2012 at 2:01 pm

Reuters

CiriCara.com - Diet dengan mengatur pola makan menjadi bagian penting untuk menjaga berat tubuh ideal seseorang. Dengan melakukan diet teratur dan sehat diharapkan  tubuh akan terhindar dari berbagai macam penyakit, termasuk juga dari ancaman obesitas (kelebihan berat tubuh).

Obesitas dapat menyebabkan timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti hipertensi, jantung koroner, diabetes melitus (DM), kanker, batu empedu, dan lain-lain.

Namun, dalam melakukan diet terkadang tanpa disadari makanan-makanan penyebab risiko alergi malah dapat juga berpotensi meningkatkan risiko obesitas. Berikut adalah beberapa jenis makanan berisiko alergi dan juga menjadi penyebab obesitas:

Gandum

Gandum banyak mengandung protein gluten yang  pada sebagian orang, jenis protein ini dapat menyebabkan alergi. Sesaat setelah mengonsumsi gandum, dalam hitungan menit alergi sudah mulai terjadi. Biasanya penderita akan mengalamai gatal-gatal pada kulit dan eksim, gangguan pencernaan (mual, kram pada perut, dan muntah-muntah), dan gangguan pernafasan.

Gluten dapat membuat peradangan pada lapisan usus (celiac). Hal tersebut terjadi karena usus tubuh berusaha bekerja lebih keras untuk mencerna gluten dan menghasilkan gas. Fenomena ini akan menyebabkan perut menjadi kembung, sembelit, dan obesitas. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menghindari alergi gluten adalah menghindari semua jenis produk makanan yang mengandung gluten, seperti gandum.

Susu dan produk turunannya

Alergi terhadap susu merupakan alergi yang banyak terjadi pada anak-anak. Kandungan kasein yang tinggi sekitar 76 – 86% dari keseluruhan protein susu menjadi biang utama terjadinya alergi ini.

Alergen susu lainnya adalah laktoglobulin, laktalbumin bovine serum albumin (BSA). Pada anak-anak alergi ini dapat menyebabkan komplikasi gangguan serius, seperti hiperkinetik, gangguan konsentrasi, gangguan tidur, dan resiko autis. Selain itu alergi ini juga dapat menyebabkan peradangan di usus, sehingga dapat memicu penumpukan lemak pada perut.

Tidak ada cara sama sekali untuk menangani alergi terhadap susu ini. Tindakan terbaik adalah dengan secara langsung menghindari mengkonsumsi susu.

Kacang-kacangan

Alergi kacang memang banyak terjadi pada anak-anak, namun alergi ini juga dapat terjadi pada orang dewasa. Bagi penderita alergi ini, kacang dapat menyebabkan penambahan berat badan karena tubuh merespon dengan meningkatkan produksi hormon insulin.

Insulin adalah hormon yang berperan dalam penimbunan lemak pada tubuh. Hingga kini penyebab dari alergi kacang masih belum diketahui secara pasti. Bagi penderita alergi ini harus selalu waspada tinggi mengingat sebagian besar produk-produk makanan yang beredar berbahan baku kacang, seperti roti, salad dressing, dan selai.

Jagung

Alergi jagung memang jarang terjadi, baik itu pada anak-anak maupun orang dewasa. Jagung mengandung protein yang dikenal dengan zein yang mempunyai kemiripan struktur dengan protein glutein. Penderita alergi ini hanya dapat mencerna sebagian saja dari protein zein, sehingga hal ini dapat memengaruhi metabolisme di saluran pencernaan. (RF)

Comment di sini