Donald Trump Cela Obama di Twitter

by
November 8th, 2012 at 4:04 pm

Splash News

CiriCara.com – Memang Presiden Obama banyak didukung oleh penyanyi dan artis Hollywood, seperti Katy Perry, Jay-Z, Beyonce, dan Sarah Jessica Parker.

Namun, Donald Trump, seorang milyarder asal New York tampak tidak suka dengan kembali terpilihnya Obama sebagai Presiden AS. Dia tidak setuju dengan beberapa kebijakan yang dibuat oleh Obama.

Donald Trump lebih memilih Romney untuk menjabat sebagai presiden AS periode ini, tapi sayang, warga Amerika lebih memilih Obama sebagai pemimpin mereka.

Kabarnya, kekecewaan Trump saat Obama terpilih kembali menjadi Presiden AS 2012, diungkapkannya melalui akun Twitter pribadinya.

Trump yang menyatakan dirinya sebagai pendukung Romney, men-tweet bahwa negara Adidaya tersebut membutuhkan revolusi. Dalam akun Twitter-nya itu pun, dia mengatakan bahwa terpilihnya kembali Obama sebagai Presiden AS merupakan “ketidakadilan yang menjijikan”.

Seperti diberitakan oleh Dailymail.co.uk, beberapa menit setelah Trump menuliskan tweet yang berbau menentang Obama, dia segera menghapusnya.

Namun sayang, beberapa tweet-nya itu sudah disimpan oleh beberapa kantor berita, salah satunya NBC. Salah seorang pembawa acara di saluran televisi NBC, Brian Williams membacakan tweet Donald Trump mengenai pemilu tersebut.

Berikut adalah tweet dari akun Twitter Donald Trump:

Daily Mail

Alih-alih, berkomentar banyak tentang kemenangan Obama, milyarder yang juga pionir program pertelevisian ini malah menyerang Brian Williams melalui akun Twitternya, karena Brian membacakan tweet celaan Trump terhadap Presiden Obama dalam acara yang dibawakannya, yaitu Rock Center.

Trump malah mencela Rock Center adalah acara yang membosankan sehingga Brian menggunakan tweet miliknya untuk menambah rating program yang dibawakannya itu.

Inilah tweet dari Donald Trump yang ditujukan untuk Brian Williams setelah dia membacakan semua tweet Trump tentang Presiden Obama.

Daily Mail

Ternyata Donald Trump merasa tidak sesuai dengan kebijakan dan cara kepemimpinan Presiden Obama, sehingga dia lebih menjagokan Romney. Karena Romney kalah, dia melampiaskan kekecewaannya dengan cara demikian. Apakah hal ini patut dilakukan?

(yk)

Daily Mail

Comment di sini