CiriCara: Ciri dan Gejala Klinis Alergi Pada Anak

by
November 9th, 2012 at 5:00 pm

CiriCara.com – Alergi pada anak tidak selalu mengakibatkan batuk, pilek, gatal, dan sesak nafas saja. Tetapi, alergi juga dapat menyerang semua organ tubuh tanpa terkecuali. Baru-baru ini terungkap bahwa alergi dapat mengganggu fungsi otak.

Akibat terganggunya fungsi otak tersebut, maka akan memicu gangguan terhadap perkembangan dan perilaku pada anak, seperti gangguan konsentrasi, gangguan emosi, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga autism. Karena Alergi pada anak tidak bisa diprediksi kemunculannya, Anda harus waspada.

Sebelum terlambat, kenali dulu ciri dan gejala klinis yang teramati pada anak berikut ini:

1. Sistem pernapasan
Alergi yang menyerang sistem pernapasan akan mengakibatkan, batuk berkepanjangan terutama saat malam dan pagi hari, sesak nafas, dan sering batuk pendek.

2. Telinga, hidung dan tenggorokan (THT)
Telinga: telinga terasa penuh (berdengung), telinga bagian dalam gatal, nyeri telinga dengan gendang telinga kemerahan atau normal, gangguan pendengaran hilang timbul, terdengar suara lebih keras, akumulasi cairan di telinga tengah, pusing, dan gangguan keseimbangan.
Hidung: bersin-bersin, hidung gatal, pilek, sering menggosok-gosok hidung dan menggerakkan cuping hidung, epistaksis (mimisan), dan kotoran hidung berlebihan.
Tenggorokan: tonsilitis (amandel), tenggorokan nyeri terasa kering dan gatal, dan suara parau atau serak.

3. Kulit
Alergi menyerang kulit cirinya adalah, sering gatal, dermatitis, bengkak di bibir, lebam biru kehitaman, bekas hitam seperti digigit nyamuk, dan keringat berlebihan.

4. Mata
Bintil pada mata, kehitaman di kulit bawah mata, mata sering belekan, mata gatal dan sedikit kemerahan.

5. Sistem hormonal
Tumbuh rambut yang berlebihan, berat badan berlebih (obesitas), gangguan pertumbuhan (tinggi badan kurang), dan alat kelamin kecil.

6. Sistem saluran kemih
Sering kencing, nyeri saat kencing, dan ngompol.

7. Jaringan otot dan tulang
Nyeri pada tulang dan otot biasanya terjadi malam hari, dan bengkak di leher.

8. Saluran pencernaan
Nyeri perut, sering buang air besar (>2 kali/perhari), gangguan buang air besar, kembung, sering buang angin, sariawan, mulut berbau, timbul gejala sakit mag (nyeri perut ulu hati, muntah, mual), dan kesulitan menelan.

9. Sistem pembuluh darah dan jantung
Palpitasi, muka ke merahan (flushing), nyeri dada, pingsan, dan tekanan darah rendah.

10. Sistem susunan saraf pusat (otak)
Sering sakit kepala, migrain, keterlambatan bicara dan gangguan perilaku (sering marah, agresif emosi berlebihan, gangguan belajar, gangguan konsentrasi, gangguan koordinasi, dan autisme), dan gangguan tidur (sulit tidur, tidur tengah malam, gangguan awal tidur, tidur bolak balik gelisah, dan menangis sewaktu tidur).

Oleh karena itu, dengan mencermati beberapa gejala dan ciri-ciri yang ditimbulkan terhadap setiap organ tubuh kita dapat lebih mawas diri, sehingga dapat segera mengambil tindakan yang tepat.

(RF)

Comment di sini