Awas, “Ponsel Pintar” Bisa Memicu Alergi

by
November 12th, 2012 at 5:04 pm

CiriCara.com – Sebagian besar orang seolah tak bisa dipisahkan dari ponsel atau telepon genggam mereka. Padahal, jika ponsel sering digunakan bisa berdampak buruk pada kesehatan. Salah satunya adalah bahaya radiasi otak yang sering kita dengar. Bukan hanya itu, ternyata ponsel juga bisa menyebabkan alergi pada kulit. Benarkah?

Dua pemain besar di pasar smartphone, iPhone dan Blackberry telah diuji oleh para ilmuwan Inggris. Dan iPhone dinyatakan lebih layak untuk urusan kesehatan kulit dibandingkan dengan Blackberry. Dua alergan yang ditemukan pada Blackberry yakni kobalt dan nikel. Kedua alergan tersebut sama sekali tidak ditemukan pada struktur iPhone.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, para ilmuwan meneliti detail ponsel tersebut, termasuk bagian tombol, keypad, speaker, kamera, dan panel logam. Namun, kebanyakan nikel ditemukan pada keypad Blackberry yang memang sering digunakan dan mudah rusak.

Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwaa dua Blackberry yang tak mengandung nikel dan kobalt adalah Blackberry Torch dan Blackberry Curve. Sementara itu, 90 persen telepon flip mengandung nikel dan 50 persen telepon flip mengandung kobalt.

Pada mereka yang memiliki jenis kulit sensitif, nikel dapat menyebabkan ruam. Kasus alergi ini banyak ditemukan di Inggris. Diperkirakan 30 persen dari pengguna Blackberry mengalami hal ini. Dr. Tania Mucci, yang mempresentasikan penelitian itu mengatakan bahwa kedua logam tersebut bisa menyebabkan reaksi alergi, termasuk kulit kering dan gatal sepanjang tulang pipi, rahang, dan telinga.

Nikel merupakan logam berwarna putih keperakan yang digunakan karena ketahanan terhadap korosi. Bahan ini biasanya digunakan untuk gagang pintu, gunting, perhiasan, dan bahkan terjadi secara alami di beberapa makanan, seperti kacang-kacangan dan kacang merah.

Ahli alergi, Dr. Luz Fonacier dari Winthrop University Hospital di Mineola, New York mengatakan bahwa mereka yang alergi terhadap nikel dan kobalt harus mempertimbangkan kembali agar lebih memilih menggunakan ponsel lain untuk mengurangi reaksi alergi. Sedangkan saat menggunakan Blackberry, Anda disarankan untuk tidak melakukan percakapan panjang dan segera melakukan penanganan saat gejala tersebut muncul. (NR)

Comment di sini