Kemnakertrans: Polisi Malaysia Harus Dihukum Berat

by
November 12th, 2012 at 3:10 pm

Detik

Jakarta (CiriCara.com) – Ulah pihak kepolisian Malaysia yang memperkosa seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Jawa Tengah mendapat reaksi keras dari berbagai pihak termasuk Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar.

Muhaimin Iskandar meminta agar ketiga polisi pelaku pemerkosaan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

“Iya saya sudah mendapatkan laporan dari pihak Kedutaab Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur dan perlakunya sudah ditangkap,” katanya di Jakarta seperti dikutip Inilah.com.

Selaku Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin sangat menyesalkan kejadian yang menimpa TKW itu. Untuk menangani kasus ini, KBRI telah menyiapkan pengacara resmi untuk memberi perlindungan hukum terhadap korban agar kasus pelecehan terhadap TKW  tidak terulang lagi.

Muhaimin juga meminta agar semua TKI di Malaysia dan seluruh dunia berhati-hati saat berada di lingkungan kerja mereka. Ia berharap agar para calon TKI dapat mempersiapkan diri dengan keterampilan yang memadai.

Secara bertahap pihak Kemnakertrans juga akan membatasi jumlah pengiriman tenaga kerja dari Indonesia ke luar negeri. Pihak Kemenakertrans hanya akan mengirimkan mereka yang telah siap dan memiliki wawasan dunia kerja di luar negeri serta dapat menjaga diri dengan baik.

Syarat mutlak yang harus dimiliki para calon TKI menurut Muhaimin adalah minimal telah tamat dari SMA dan sekolah tinggi sederajat. 

Kasus pemerkosaan TKW yang dilakukan oleh tiga oknum polisi Malaysia menjadi topik yang semakin memperburuk hubungan Indonesia dan Malaysia. Sementara itu ketiga pelaku pemerkosaan terhadap TKW asal Indonesia telah ditangkap.

Ketiganya adalah Nik Sin Mat Lazin (33), Syahiran Ramli (21), dan Remy Anak Dana (25). Saat ini mereka tengah menjalani persidangan di Malaysia. (RN)

Comment di sini