5 Pria Ternama yang Menjual Jiwanya pada Setan

by
November 14th, 2012 at 12:15 pm

CiriCara.comPraktik magis memang sudah ada sejak zaman dahulu. Banyak pula manusia yang sudah melakukan ritual-ritual penyembahan setan, bahkan rela menjual jiwanya kepada setan-setan.

Menjual jiwa pada setan atau menjadi hamba setan dijadikan bayaran demi mendapatkan hal-hal yang diinginkannya. Sebut saja 5 pria hebat di bawah ini, yang ternyata menjual jiwa mereka kepada setan. Berikut penjabarannya:

1. Giuseppe Tartini (1692-1770)

Dia adalah seorang komposer dan pemain biola terkenal berkebangsaan Italia. Pemusik andal ini mencetuskan karya yang berbau mistik, yaitu “Devil’s Trill”. Ini menjadi karya tersulit untuk dimainkan dari zaman dulu hingga sekrang.

Karena itu muncullah isu bahwa itu merupakan karya yang dihasilkan Tartini setelah dia menjual jiwanya kepada setan.

Kabarnya, karya itu dihasilkannya karena dia pernah bermimpi dan melihat setan dalam mimpi tersebut. Setan itu mengajarinya bermain biola, tapi sebagai gantinya Tartini harus menyembah setan itu. Setelah Tartini setuju, akhirnya dia menyerahkan biola miliknya pada setan itu, dan si setan memainkan alunan musik yang mengagumkan yang belum pernah didengar oleh Tartini.

Ketika bangun dari mimpinya itu, Tartini langsung menuliskan lantunan nada demi nada yang dia dengar pada mimpinya itu, maka jadilah karya yang diberi judul “Devil’s Trill”.

2. Jenderal Jonathan Moulton (1726-1787)

Dia adalah seorang jenderal tentara Amerika, yang memimpin pasukan untuk perang King James, perang Prancis dan perang Indian. Kekayaan mendadak yang dimiliki oleh Jenderal Jonathan ini menimbulkan curiga dari masyarakat. Sehingga, desas-desus bahwa dia telah menjual jiwanya pada setan demi kekayaan, santer terdengar.

Kisahnya adalah setan selalu datang ke rumah Jenderal Jonathan setiap bulannya untuk memberikan koin emas pada sepatu bot yang disediakan sang jenderal. Supaya mendapatkan koin yang lebih banyak, dia memotong sol sepatu botnya, dan melubangi lantai di bawah sepatu tersebut, yang ternyata tepat berada di atas gudang bawah tanahnya.

Tujuannya supaya saat setan itu datang dan meletakkan koin emas, koin tersebut juga akan tertampung di gudang bawah tanahnya. Namun, setan itu mengetahui kelicikan jenderal ini. Akhirnya, dia marah dan menghanguskan rumahnya, termasuk tubuh sang jenderal dan semua koin pemberiannya.

3. Nicolo Paganini (1782-1840)

Dia adalah seorang maestro biola pada zaman tersebut. Hasil karyanya dinilai sangat bagus oleh para pemusik dunia. Beberapa di antara karya Paganini, ada yang terlalu sulit dimainkan hingga kini. Pria yang berani tampil di depan khalayak ramai pada usia 12 tahun ini, diisukan telah menjual jiwanya pada setan, setelah kemunculan karya terkenalnya, “Le Streghe”.

“Le Streghe” itu artinya adalah “Witches’ Dance” (Tarian Penyihir). Para penonton percaya bahwa Paganini telah membuat perjanjian dengan setan, yaitu itu menukar jiwanya dengan penampilan yang memukau saat memainkan karyanya tersebut. Hal ini didukung oleh laporan yang menyebutkan bahwa orang-orang melihat banyak setan yang membantu Paganini selama jalannya pertunjukkan tersebut.

4. Robert Johnson (1911-1938)

Dia adalah pemusik aliran Blues yang sangat tersohor pada masa hidupnya. Rupanya, ada kisah di balik kepiawaian Robert memetik gitarnya. Suatu malam Robert membawa gitarnya menyeberang jalan, dan dia bertemu setan di sana. Setan itu mengambil gitar tersebut dan mulai memainkan beberapa nada-nada indah, sebelum mengembalikannya kepada Robert.

Kemudian, si setan juga memberikan kemampuan bermain gitar pada Robert dengan jiwanya sebagai jaminan. Sejak saat itulah, Robert menjadi pemetik gitar aliran blues yang sangat terkenal.

5. St. Theophilus of Adana (538)

Wikipedia

Dia adalah seorang pengurus gereja yang hidup di abad keenam. Kabarnya, demi mendapatkan posisi penting dalam gereja, Theophilus menjual jiwanya pada setan. Untuk jabatan sebagai seorang uskup, Theophillus harus menandatangani kontrak yang menyebutkan bahwa dia harus berhenti menyembah Tuhan dan Bunda Maria.

Akan tetapi, sadar atas perbuatan salahnya itu, kemudian dia bertobat dan berpuasa memohon pengampunan dari Tuhan, sehingga Bunda Maria pun datang menghampirinya dan membebaskan Theophillus dari kontrak tertulis yang sudah ditandatangani dengan darahnya sendiri itu.

Itulah kelima pria yang rela menjual jiwanya kepada setan hanya demi jabatan, kekayaan dan popularitas semata. (yk)

Comment di sini