8 Tipe Rekan Kerja Perusak Mood dan Cara Menghadapinya

by
November 14th, 2012 at 5:03 pm

CiriCara.com – Bekerja di kantor bisa menjadi kesenangan tersendiri ketika suasananya menyenangkan dan kondusif. Suasana menyenangkan dan kondusif itu bisa tercipta asalkan dihuni oleh orang-orang yang menyenangkan juga. Selain itu, situasi kerja yang nyaman juga dipengaruhi oleh perilaku rekan kerja lainnya.

Namun, tak semua rekan kerja yang berada di kantor bisa menyenangkan. Ada juga orang yang memiliki kepribadian yang jelek sehingga bisa merusak mood kerja Anda saat di kantor bahkan memicu stres. Jika Anda mengalami situasi tersebut pada saat di kantor, maka Anda perlu hadapi orang-orang tersebut.

Bagaimana caranya? Dilansir Female.Kompas.com, inilah 8 tipe rekan kerja perusak mood dan cara menghadapinya:

1. Si pencuri perhatian

Saat mengumumkan tim Anda berhasil mengaet klien, si pencuri perhatian mulai beraksi. Si dia akan mengaprsiasikan keberhasilan tim Anda, tapi ia juga malah mengalihkan perhatian dengan cerita keberhasilannya sendiri. Cara menghadapinya yaitu agar membiarkan si pencuri perhatian mengalihkan topik pembicaraan. Setelah itu, Anda bisa menghadapinya dengan tenang dan melanjutkan kabar baik tersebut. Untuk membuatnya bungkam, Anda juga memilih kata-kata yang tepat untuk melanjutkan pembicaraan.

2. Si banyak bicara

Pada walnya tipe seperti ini akan meghampiri Anda untuk menanyakan sesuatu. Tapi, obrolan berlanjut ke topik mengenai dirinya. Lalu, Anda pun menjadi frustasi dibuatnya karena cukup menyita waktu. Cara menghadapinya yaitu bersikap tegas padanya. Misalnya, saat dia mulai mendatangi Anda, katakan saja, “Ada apa? Masih ada pekerjaan lain yang harus saya selesaikan.”

3. Si serba rapi

Tipe yang satu ini pokoknya serba rapi dan teratur. Misalnya, merapikan kertas-kertas kerjanya, merencanakan rapat, hingga menentukan makan siang di mana. Sikapnya tersebut secara tak langsung membuat Anda ikut-ikutan stres. Untuk menghadapinya, Anda bisa menawarkan bantuan kepadanya saat dia mulai terlihat stres mengatur semuanya. Jika dia tak menjawab respons Anda, maka jelaskan padanya bahwa sikapnya hanya membuat situasi semakin stres.

4. Si pemberontak

Rekan kerja seperti ini cenderung tak mau mendengarkan ide atau mempertimbangkan saran Anda. Saat Anda meminta bantuannya untuk melakukan sesuatu di luar tugas utamanya, jangan heran jika dia menolaknya. Untuk itu, Anda jangan mudah terperangkap dengan sikap negatifnya. Anda perlu menghadapinya dengan melakukan percakapan yang memberikan kesempatan kepadanya untuk berpendapat mengenai suatu pekerjaaan.

5. Si tak punya etiket

Anda merasa terganggu dengan sikap rekan kerja yang semaunya. Misalnya, memasang musik bersuara keras yang mengganggu konsentrasi Anda. Selain itu, dia juga membuat dapur kantor berantakan setelah memasak sesuatu tanpa dibersihkan kembali. Anda berhak memintanya untuk berhenti bersikap semaunya. Jika Anda bukan atasannya, maka berikan usulan kepada atasan untuk mengirimkan email kepada semua karyawan dengan mengatakan bahwa setiap karyawan harus mematuhi etiket di kantor.

6. Si pemalas

Si pemalas ini biasanya sering datang telat ke kantor tapi pulang lebih awal atau mengambil waktu jam makan siang lebih panjang. Sikapnya tersebut ternyata berpengaruh pada Anda jika mulai terkait dengan kerja tim. Cara menghadapinya, atur rencana kerja dan tuliskan dalam email yang Anda kirimkan ke seluruh anggota tim juga atasan. Dengan begitu semua pihak akan memantau kinerjanya, apakan ada deadline yang terlewatkan olehnya.

7. Senioritas

Perbedaan generasi yang timpang kerap ditemui dalam dunia kerja. Terkadang perbedaan generasi itu membuat Anda sebagai generasi baru merasa terganggu karena memiliki rekan kerja senior yang bertindak sesuka hatinya. Meski dia bukan atasan Anda, namun kerap meminta Anda melakukan pekerjaan tertentu yang sebenarnya bukan tugas Anda. Jika merasa terganggu dengan sikapnya, maka jelaskan sikap seperti apa yang membuat Anda terganggu. Selain itu, cermati juga budaya di kantor Anda, apakah sikap seperti itu bisa diterima atau tidak.

8. Pencari kambing hitam

Saat pekerjaan tak berjalan sesuai rencana, deadline terlewati, tipe rekan kerja seperti ini akan langsung menunjuk orang lain untuk disalahkan demi menyelamatkan dirinya. Menghadapi tipe rekan kerja seperti ini adalah Anda harus berkomunikasi. Selain itu, untuk menghindari tuduhan si pencari kambing hitam ini, pastikan saat memulai kerja tim Anda tahu posisi di mana dan mengetahui apa yang harus dikerjakan.

Itulah 8 tipe rekan kerja yang merusak mood saat di kantor. Jika Anda memiliki rekan kerja seperti itu, maka harus menghadapinya dengan cara di atas. Bagaimanapun juga, suasana kantor yang menyenangkan dan kondusif akan memperlancar pekerjaan dan membuat karyawan lain betah berada di kantor tersebut. (NR)

Comment di sini