Fadli Padi Lelang Mikrofon 17 Juta Demi Palestina

by
November 19th, 2012 at 11:21 am

Okezone

Banda Aceh (CiriCara.com) – Konflik Palestina-Israel di jalur Gaza rupanya masih membuat Fadli, vokalis band Padi turun tangan. Vokalis itu rela menjual mikrofonnya senilai Rp. 17 juta untuk menyumbang rakyat Palestina.

Dalam konser kemanusiaan untuk rakyat Palestina di Banda Aceh pada Minggu kemarin, 18 November 2012, Fadli tidak menyangka jika mikrofon yang telah menemani 13 tahun kariernya bersama grup band Padi itu akan terjual dengan nilai tinggi.

“Harga lelang mikrofon ini saya sumbangkan untuk rakyat Palestina dan saya tidak menyangka harga lelangnya akan mencapai Rp17 juta,” kata Fadli saat konser di gedung AAC Dayan Dawood Darussalam, seperti dilansir dari Antara oleh Merdeka.com.

Penonton yang beruntung memiliki mikrofon Fadli adalah Raihan Iskandar, anggota DPR asal Aceh dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dengan penjualan mikrofon miliknya itu, Fadli berharap agar penderitaan rakyat Palestina segera berakhir dan dapat hidup damai sebagai sebuah negara yang merdeka.

Selain mikrofon kesayangan Fadli, konser yang diadakan oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Aceh itu juga melelang syal Palestina dengan tanda tangan penyanyi Maher Zain.

Syal dengan tanda tangah Maher Zain itu dibuka dengan harga Rp. 10 juta dan berhasil dijual dengan harga Rp. 13 juta. Syal dengan tanda tangan Maher Zain itu dibeli oleh Wakil Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal.

Solidaritas Gaza di Pulau Sumatera tidak hanya dilakukan di Aceh namun juga daerah lain seperti Lampung. Para perempuan di Lampung melakukan penggalangan dana hingga terkumpul Rp. 20 juta.

Aksi penggalangan dana yang dilakukan oleh masyarakat Aceh dan Lampung itu dilakukan karena warga merasa simpati atas nasib warga Palestina yang telah dibantai oleh pasukan Israel.

Hingga saat ini, korban yang tewas akibat serangan Israel ke Palestina selama empat hari berturut-turut sudah berjumlah 47 orang termasuk 11 orang anak-anak, tiga wanita, dan tiga wanita lanjut usia yang tewas. Sementara korban luka mencapai 600 orang. (RN)

Comment di sini