Perbedaan Kaum Metroseksual dan Homoseksual

by
November 19th, 2012 at 2:54 pm

CiriCara.com - Jika melihat, sekilas sulit untuk membedakan antara kaum metroseksual dan homoseksual (gay), tetapi keduanya tetaplah dua jenis komunitas yang berbeda.

Perbedaan paling nyata dapat dilihat dari jenisnya. Metroseksual lebih merupakan suatu gaya hidup. Berbeda dengan homoseksual yang termasuk jenis perilaku seksual.

Namun pria heteroseksual juga mirip dengan kaum homoseksual yang selalu memperhatikan secara detail masalah penampilannya, bahkan untuk urusan ini diperlukan waktu lebih lama dibanding wanita sekalipun.

Berikut beberapa perbedaan antara pria metroseksual dan homoseksual:

1. Metroseksual memang memiliki penampilan feminin atau bahkan terkesan cantik, namun masih terlihat sifat maskulinnya. Metroseksual lebih banyak bereksperimen melalui konsumsi barang dan pelayanan jasa seperti halnya branded fashion, pusat kebugaran untuk membentuk tubuhnya menjadi proporsional, dan salon kecantikan untuk merawat dirinya.

Sedangkan kebanyakan homoseksual tidak hanya terlihat cantik, sifatnya pun terlihat lebih feminin (ngondek atau agak melambai). Namun banyak pula ditemui kaum homoseksual berdada bidang dan berotot kekar. Mereka sepintas tidak terlihat seperti kaum homoseksual.

3. Dalam hal mencintai, pria metroseksual akan mencintai lawan jenis sama derajatnya dengan kecintaannya terhadap diri sendiri. Sedangkan homoseksual juga merawat dirinya sama seperti halnya metroseksual, tetapi biasanya mereka lebih memiliki kecenderungan untuk menyukai sesama jenis (pria) dengan derajat sayang yang lebih tinggi ketimbang rasa sayang pada diri sendiri.

4. Jika mencermati dari aksesori yang dikenakan juga akan terlihat berbeda. Pria metroseksual masih senang memakai pakaian pria, sedangkan homoseksual tak jarang mengenakan pakaian yang dikenakan oleh wanita.

5. Dalam pergaulan sehari-hari metroseksual tetap pada teman-teman sejenisnya (pria) dan juga dikelilingi oleh banyak wanita. Sedangkan homoseksual lebih nyaman bermain dengan lawan jenisnya karena menganggap lawan jenisnya adalah sama dengan mereka.

6. Dalam berdandan pria metroseksual menggunakan bedak tipis untuk menutupi noda di wajah dan kadang bedak itu selalu ada di dalam tasnya. Sedangkan homoseksual dalam berdandan tidak hanya menggunakan bedak, tetapi juga menggunakan berbagai aksesori kecantikan wanita seperti alas bedak, bedak, lipstik, eye-shadowblush on, dan maskara.

7. Penggunaan bahasa antara keduanya juga berbeda, dalam menggunakan bahasa sehari-hari pria metroseksual lebih senang menggunakan bahasa yang halus namun tegas, tidak suka berbicara kotor atau serampangan. Kedua kaum memiliki manner tersendiri dalam berbicara atau mengobrol dengan lawan bicaranya. Namun kaum homoseksual biasanya lebih sering menciptakan kosakata-kosakata baru dalam pergaulan mereka.

Pria metroseksual tidak selalu identik dengan homoseksual. Perilaku homoseksual masih tidak mendapatkan tempat di masyarakat, namun komunitas metroseksual bisa eksis tanpa ada protes dari sana-sini karena dianggap tidak melanggar norma. Bahkan sejumlah artis pria dalam negeri terang mengakui bahwa mereka bisa disebut sebagai pria metroseksual.

(RF)

Comment di sini