Video: Nicole Delian, Putri Tidur dari Dunia Nyata

by
November 19th, 2012 at 3:02 pm

Huffington Post

Pennsylvania (CiriCara.com) – Kisah “Sleeping Beauty” tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kisah Putri Tidur ini merupakan kisah dari negeri dongeng yang dianggap mustahil untuk terjadi dalam dunia nyata.

Akan tetapi, salah seorang gadis usia 17 tahun, benar-benar menjadi “Sleeping Beauty” di dunia nyata, hanya saja tidak ada pangerang tampan yang akan membangunkannya.

Pasalnya, gadis yang bernama Nicole Delian ini menghabiskan waktu sekitar 18 hingga 19 jam setiap harinya, hanya untuk tidur.

Mungkin sebagian dari kamu merasa iri, karena Nicole memiliki waktu tidur yang lebih banyak. Sayangnya, ini bukan dikarenakan waktu luang, melainkan suatu sindrom langka yang diderita oleh Nicole.

Sindrom yang disebut-sebut sebagai Sindrom Putri Tidur ini hanya diderita oleh sekitar 1.000 orang di seluruh dunia, berdasarkan catatan medis.

Dalam ilmu kedokteran, sindrom ini diberi nama Kleine-Levin Syndrome. Sebuah sindrom yang membuat penderitanya tidur lebih lama dibandingkan dengan orang normal.

Uniknya, meski tidur selama berjam-jam seperti itu, para penderitanya tetap dapat makan dan pergi ke toilet dalam posisi tidur berjalan. Namun, mereka tidak sadar bahwa dirinya melakukan kebutuhan dasar seperti makan, buang air kecil, maupun buang air besar.

Untuk kasus yang dialami oleh Nicole, sudah terbilang parah karena dia pernah tertidur sampai musim liburan natal dan tahun baru, sudah berlalu. Kedua momen istimewa tersebut dilewatkan Nicole, sebab Nicole baru terbangun saat pertengahan bulan Januari.

Berhubung ini adalah jenis kelainan yang langka, dokter tidak dapat langsung mendiagnosa kalau Nicole menderita sindrom ini. Menurut Huffingtonpost.com, tim medis baru dapat menemukan kelainan sindrom pada tubuh Nicole ini setelah 25 bulan berlalu.

Dampak buruk dari sindrom Kleine-Levin ini adalah si penderita banyak kehilangan waktu hanya untuk tidur saja, apalagi kalau penderitanya masih dalam usia belia seperti Nicole.

Karena terlalu lama tidur dan menutup mata, tidak heran kalau saat mereka bangun, mata mereka menjadi lebih peja pada cahaya, serta menjadi kurang fokus atau buram.

Selain itu, para penderita sindrom ini pasti akan terlihat bingung saat bangun dari tidur panjangnya, mereka juga akan kehilangan banyak energi sehingga lemas, dan pucat, serta mereka menjadi orang yang apatis.

Belum ada obat khusus yang mampu menyembuhkan sindrom unik ini. Sehingga, orangtua Nicole memberi putrinya perpaduan obat sakit ayan, dan obat narcolepsy, untuk memperkecil insiden tidur panjang itu, menjadi 2 tahun saja.

Berikut adalah video berita tentang sindrom Kleine-Lein



(yk)

Huffington Post