Anak Mantan Pemimpin Israel: Kami perlu meratakan permukiman di Gaza

by
November 20th, 2012 at 10:06 am

Huffington Post

CiriCara.com – Serangan Israel ke Gaza masih terus berlanjut dan belum tampak titik terang yang menunjukkan peperangan ini dapat berakhir.

Minggu (18/11/12) kemarin, hampir seluruh media dunia melaporkan bahwa roket Palestina dilesatkan ke wilayah Israel, dan Israel pun tidak tinggal diam. Mereka juga melesatkan roket balasan ke tanah Palestina, sehingga banyak korban tewas dalam insiden tersebut, termasuk balita-balita tak berdosa.

Perang antar Israel dan wilayah-wilayah kekuasaan Palestina, di mana Gaza termasuk di dalamnya, memang sudah berlangsung sangat lama. Peperangan ini dikarenakan dua pandangan yang berbeda antara bangsa Israel dan wilayah kekuasaan Palestina. Mereka berperang untuk memperebutkan dan menguasai wilayah-wilayah tersebut.

Konflik Israel-Palestina ini menuai tanggapan keras dari anak bungsu mantan pemimpin Israel Ariel Sharon, yaitu Gilad Sharon.

Melihat pemberontakan warga Gaza, Gilad Sharon, putra bungsu dari Ariel Sharon menuliskan pada Jpost.com bahwa Israel harus meratakan seluruh permukiman di Gaza.

Hal ini diperkuat oleh wakil Perdana Menteri Israel, Eli Yishai, dengan mengatakan bahwa Israel harus meledakan Gaza hingga rata dengan tanah seperti zaman sedia kala. Seluruh infrastruktur dan jalanan di Gaza harus dihancurkan bahkan sampai ke persediaan air tanah mereka.

Eli juga menambahkan bahwa tujuan akhir dari perang ini adalah menjadikan Gaza seperti pada abad pertengahan dulu.

Dilansir dari Huffingtonpost.com, Perdana Menteri Israel yang sekarang, Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa seluruh tentara Israel sedang bersiap untuk memperluas wilayah serangan ke jalur Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

Israel sendiri mendapat dukungan penuh dari Presiden Obama. Orang nomor 1 Amerika Serikat ini mengatakan bahwa Amerika akan mendukung Israel sepenuhnya untuk mempertahankan wilayah negara mereka.

Tampaknya ketegangan di wilayah Israel dan Palestina ini masih akan terus berlanjut sampai waktu yang belum dapat dipastikan. Konflik kedua wilayah ini akan sangat alot untuk dituntaskan. Tentunya, masih akan banyak korban jiwa yang berjatuhan akibat peperangan Israel-Palestina ini. (yk)

Huffington Post

Comment di sini