Asyik, Anggaran Per Kelurahan di Jakarta Rp 7 Miliar

by
November 20th, 2012 at 3:58 pm

Liputan 6

Jakarta (CiriCara.com) – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan bahwa anggaran untuk setiap kelurahan di DKI Jakarta pada APBD 2013 bisa mencapai Rp. 7 miliar.

Menurut Jokowi sendiri, anggaran yang dialokasikan untuk biaya per kelurahan ini terbilang cukup besar. Diberitakan oleh Tribunnews.com, anggaran ini lebih besar dari anggaran per kelurahan tahun 2012 yang hanya mencapai Rp. 3 miliar hingga Rp. 3,5 miliar.

Dengan anggaran sebesar ini, Jokowi berharap agar para lurah dan camat mampu melayani masyarakat dengan lebih maksimal.

“Saya minta para lurah dan camat maksimal melayani masyarakat dengan anggaran sebesar ini. Saya lihat anggarannya tidak ada yang kecil. Itu masih ada anggaran kantor dan pembinaan daerah,” ujar Jokowi di Balai Kota, Selasa, 20 November 2012, saat memberikan pengarahan kepada lurah dan camat seluruh DKI Jakarta.

Anggaran yang bisa mencapai Rp. 7 miliar per kelurahan itu nantinya harus digunakan untuk kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Mantan Wali Kota Solo ini juga meminta agar abdi masyarakat itu benar-benar menguasai wilayah yang dipimpinnya.

Ia membandingkan kinerjanya dengan para lurah dan camat yang akan diberi anggaran sebesar itu. Pihaknya bersedia untuk memberikan anggaran lebih supaya program yang dijalankan selesai tepat waktu.

“Masa kalah dengan saya. Anggaran di 2013 ada kenaikan Rp. 3,5 miliar – Rp. 7 miliar. Saya tidak persoalkan nilainya, asal rampung. Anggaran operasional dan pembinaan wilayah juga harus lebih terlihat dan dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Selain menguasai wilayah yang dipimpinnya, Jokowi juga berharap agar para camat dan lurah mampu menunjukkan aksi-aksinya di lapangan bersama warga. Contoh kecil aksi nyata yang bisa dilakukan misalnya mengajak warga membersihkan selokan-selokan kecil di sekitar tempat tinggal. (RN)

Comment di sini