Demi Verifikasi, Remaja 14 Tahun Dijadikan Pengurus Partai

by
November 20th, 2012 at 11:50 am

Kompas

Kolaka (CiriCara.com) – Bukan rakyat Indonesia namanya jika tidak berulah. Seorang remaja berusia 14 tahun di Kolaka, Sulawesi tenggara dijadikan pengurus partai politik untuk memenuhi syarat verifikasi faktual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Seperti diberitakan oleh Kompas.com, Partai yang memasukkan remaja di bawah umur dalam kepengurusan partai ini bukan partai kecil atau pemula namun partai besar yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Keanehan ini ditemukan oleh KPU Kolaka selang beberapa hari setelah memverfikasi 16 partai politik yang ada di Kota Kolaka. Dalam proses tersebut, KPU menemukan nama Sat yang pada kenyataannya masih berusia 14 tahun 11 bulan.

Dan anehnya, remaja yang seharusnya duduk di bangku SMP ini sudah memiliki kartu tanda anggota partai dengan nomor KTA 740100201. Ia menjadi anggota PKS di wilayah Kecamatan Ladongi.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kolaka, Idam Hindardi membenarkan adanya kejanggalan. Ia menegaskan bahwa KPU hingga saat ini belum meloloskan PKS dalam tahap verifikasi faktual.

“Aturannya kan harus 35 orang yang diverifikasi. Kalau untuk PKS kita ambil sampel 41 anggota, ternyata yang bisa hadir saat verifikasi hanya 35 orang, yang enam orang itu tidak hadir. Dari 35 orang itu satu di antaranya anak di bawah umur yang secara otomatis kita gugurkan. Berarti tinggal 34 orang yang diverifikasi, artinya tidak memenuhi standar aturan 35 orang. Makanya saat ini PKS belum kita loloskan,” ungkap Hindardi, Senin, 19 November 2012 seperti dikutip dari Kompas.com.

Tahap verifikasi ini menurutnya belum selesai karena banyak dari anggota PKS yang berhalangan. Sebagian dari mereka ada yang melahirkan, ada yang pergi ke luar kota, dan lain sebagainya.

Namun mengetahui fakta di lapangan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah PKS Kolaka yang juga merupakan anggota DPRD Kolaka mengaku heran karena ada remaja berusia 14 tahun yang menjadi pengurus parpol. Ia mengaku akan segera menyelesaikan masalah ini di tingkat kecamatan. (RN)

Comment di sini