Sah! UMP DKI Jakarta 2013 Rp 2,2 Juta

by
November 20th, 2012 at 2:57 pm

Antara

Jakarta (CiriCara.com) – Tuntutan yang dilayangkan buruh agar Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dinaikkan sebesar Rp. 2,2 juta akhirnya mendapat jalan keluar.

Hari ini, Selasa, 20 November 2012, Jokowi selaku Gubernur DKI Jakarta menetapkan nilai Rp. 2,2 juta sebagai UMP DKI Jakarta 2013.

“Tadi saya sudah ketemu serikat pekerja, Apindo dan Dewan Pengupahan sehingga dipastikan akan rampung. Hari ini, telah ditandatangani. Nominalnya Rp 2,2 juta,” kata Jokowi di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, 20 November 2012 kepada Detik.com.

Jokowi berjanji akan menyampaikan keputusan ini secara tertulis karena dia sendiri yang telah memutuskan besarnya UMP DKI Jakarta untuk tahun depan.

Saat ditanya apakah keputusan ini sudah adil, Jokowi menuturkan bahwa keputusan yang ia ambil sudah mendapat aspirasi dari banyak pihak.

“Dari beberapa aspirasi sudah saya dengar. Jadi, saya pikir sudah adil,” jawab Jokowi.

Sementara itu, Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) sempat keberatan dengan besarnya UMP yang ditetapkan karena dirasa memberatkan para pengusaha. Sofjan Wanadi selaku Ketua Apindo bahkan mengatakan bahwa tahun depan perusahaan bisa merugi karena UMP yang ditetapkan.

Sofjan mengatakan bahwa pengusaha pun akan menempuh kebijakan lain berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan atau buruhnya karena UMP yang terlalu tinggi. Keputusan ini mungkin diambil untuk mengurangi besarnya kerugian yang akan dialami pengusaha tahun depan.

“Kalau diberlakukan Rp. 2,2 juta, saya tidak tahu apa yang akan dilakukan. Perjuangan kita ini tidak diberlakukan. Kalau mau dipaksakan, rasionalisasi, ini bukan ancam-mengancam lagi,” tegas Sofjan, di Kantor Apindo, Jakarta, Senin, 19 November 2012 kepada Tribunnews.com. (RN)

Comment di sini