Kenapa UMP DKI Jakarta Rp 2,2 Juta? Ini Alasannya

by
November 21st, 2012 at 3:26 pm

Merdeka

Jakarta (CiriCara.com) – Setelah menuntut kenaikan upah dalam waktu yang lama, akhirnya pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta Rp. 2,2 juta per bulan.

Kenapa UMP DKI Jakarta bisa sebesar itu?

Deded Sukandar selaku Kepala Disnaker DKI Jakarta mengatakan bahwa perhitungan UMP untuk tahun 2013 adalah berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL) di DKI Jakarta ditambah dengan produktivitas dan inflasi yang mungkin terjadi.

“Kami sudah melaksanakan aturan Kemenakertrans soal penambahan item-item KHL,” kata Deded, Rabu, 21 November 2012 seperti dikutip Detik.com.

Deded menuturkan bahwa standar KHL di DKI Jakarta adalah Rp. 1,85 juta – Rp. 1,9 juta. Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meminta penghitungan KHL untuk bulan-bulan selanjutnya.

Menurutnya, perkiraan KHL dari November 2012 hingga Desember 2013 adalah Rp. 1,978 juta. Sementara itu, UMP yang baru ditetapkan hanya sekitar 112% dari KHL.

Dengan perhitungan inilah, maka UMP baru DKI Jakarta untuk tahun 2013 adalah sebesar Rp. 2,2 juta per bulan, naik drastis dari UMP sebelumnya yang hanya Rp. 1,5 juta. Perhitungan ini hanya beda tipis dari rekomendasi Dewan Pengupahan DKI Jakarta sebesar Rp 2.216.243,68.

Kenaikan upah buruh atau karyawan sebesar itu dirasa memberatkan para pengusaha yang ada di Jakarta. Haryadi Sukamdani selaku Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab jika pihak pengusaha melakukan PHK massal akibat tidak mampu membayar upah setinggi itu. (RN)

Comment di sini