5 Hal yang Menyebabkan Anak Mengalami Pubertas Dini

by
November 22nd, 2012 at 11:21 am

CiriCara.com – Pubertas merupakan awal dari kematangan seksual yaitu ketika terjadi perubahan fisik, hormonal, dan seksual yang telah mampu bereproduksi. Ini merupakan fase transisi di mana terjadi perubahan dari anak-anak menuju dewasa.

Secara umum, tanda awal pubertas yang normal mulai muncul pada anak perempuan pada usia 8-13 tahun, sedangkan anak laki-laki pada usia 9-12 tahun. Pubertas ditandai dengan pembesaran buah zakar (testis) diikuti pembesaran penis, pembesaran payudara pada perempuan, tumbuhnya rambut pada kemaluan, menstruasi, munculnya bau badan, munculnya jerawat, dan pertumbuhan tinggi meningkat.

Namun, saat ini anak-anak zaman sekarang mengalami pubertas lebih cepat atau pubertas dini. Hadirnya pubertas dini pada diri anak-anak menimbulkan keheranan tersendiri bagi orangtuanya, terlebih para ibu. Sebuah studi pada tahun 2010, yang diterbitkan dalam Journal of Pediatrics AS menemukan bahwa anak gadis mengalami tanda-tanda masa pubertas lebih awal dengan tumbuhnya payudara pada usia 7 tahun.

Temuan itu bukan hanya terjadi di Amerikat saja, tetapi penelitian lain juga menunjukkan bahwa kecenderungan yang sama pada anak perempuan di seluruh dunia. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Pediatrics (APP) juga menunjukkan bahwa tren yang sama pada anak laki-laki yang ditandai dengan pertumbuhan ukuran testis.

Lalu, apa penyebab seorang anak bisa mengalami pubertas lebih cepat? Dilansir Livestrong.com, berikut 5 hal yang menyebabkan anak mengalami pubertas dini:

1. Kegemukan

Penelitian terhadap hubungan antara berat badan dan pubertas dini pada anak telah dilakukan dalam waktu yang lama. Laporan medis dari University of Michigan Health System telah meyakinkan bahwa anak perempuan yang kelebihan berat badan mungkin mengalami pubertas dini.

2. Penyimpangan hormon

Beberapa kondisi medis yang mempengaruhi hormon dapat menyebabkan pubertas dini pada anak laki-laki dan perempuan. Meskipun jarang, McCune-Albright Syndrome, hiperplasia adrenal kongenital, dan tiroid dapat mmembuat penyimpangan hormonal yang menyebabkan pubertas dini. Selain itu, anak laki-laki dengan kelebihan produksi hormon seks pria, seperti testosteron juga dapat mengalami pubertas dini.

3. Genetik

Gen juga dikenal memainkan peran dalam penyebab pubertas dini pada anak. Laporan dari Kidshealtth.org menyebutkan bahwa 5 persen dari anak laki-laki yang mengalami pubertas prekoks mewarisi kondisi dari ayah atau kakek ibu yang juga mengalami pubertas dini. Sedangkan pada anak perempuan hanya 1 persen saja.

4. Penyakit

Sejumlah masalah medis yang menyebabkan pubertas dini, seperti cacar atau kelainan di otak atau sumsum tulang belakang, infeksi ensefalitis dan meningitis, radiasi otak atau sumsum tulang belakang, spina bifida dengan hidrosefalus, dan masalah indung telur dan kelenjar tiroid.

5. Racun lingkungan

Penelitian telah membuktikan bahwa racun dari lingkungan bisa mempengaruhi hormon dan menyebabkan pubertas dini. Studi yang dilakukan oleh Dr. Maria Wolff dan Mount Sinai dari School of Medicine menunjukkan bahwa efek bahan kimia tertentu yang ditemukan dalam berbagai macam produk sehari-hari, seperti cat kuku, kosmetik, parfum, lotion, dan sampo menunjukkan hubungan langsung dengan pertumbuhan dini payudara dan rambut kemaluan pada anak perempuan.

Itulah 5 hal yang menyebabkan si anak mengalami pubertas lebih cepat. Dilansir Oktomagazine.com, penelitian yang dilakukan oleh Steingraber menunjukkan bahwa semakin awal perempuan memasuki masa pubertas, risiko mereka mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental juga semakin besar. (NR)

Comment di sini