Aktivis Galakkan Stop Nonton Metro TV Sehari

by
November 22nd, 2012 at 4:43 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Aksi pemecatan sepihak Luviana, Asisten Produser Metro TV oleh perusahaan setelah mengkritik mekanisme pembagian bonus prestasi di kantornya mendapat tanggapan luas dari masyarakat.

Dilansir dari Tempo.co, para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Melawan Topeng Restorasi (Metro) bersama Aliansi Solidaritas Perempuan for Luviana (Sovi) mengajak para masyarkat untuk tidak menonton Metro TV pada tanggal 25 November 2012 mendatang. Aksi ini ditujukan untuk memberi dukungan pada sang jurnalis Metro TV yang dipecat secara sepihak oleh Metro TV.

“Kami mengajak masyarakat untuk bergabung dalam aksi stop menonton Metro TV pada 25 November yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Metro TV,” kata juru bicara Aliansi Melawan Topeng Restorasi, Poltak Agustinus Sinaga, saat dihubungi Tempo, Rabu 21 November 2012.

Kampanye ini rencananya akan dilakukan mulai dari Rabu, 21 November hingga Minggu, 25 November 2012 nanti di depan kantor pusat Metro TV, kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.

Selain kampanye, aktivis juga akan melakukan aksi diam sebagai bentuk protes ketidakadilan terhadap Luviana di Bundaran Hotel Indonesia (HI) dalam kurun waktu yang sama.

Para aktivis menuntut agar Metro TV kembali mempekerjakan Luviana serta mendirikan serikat pekerja di stasiun televisi swasta itu. Jika tuntutan ini tidak dipenuhi maka aktivis itu tidak akan pernah berhenti melakukan aksi yang sama hingga harapan mereka terwujud.

Kasus Luviana dimulai saat dirinya diminta mundur tanpa alasan yang jelas pada 31 Januari 2012 lalu. Kemudian sejak 27 Juni 2012, pihak manajemen Metro TV melakukan PHK sepihak kepada Luviana. Walaupun keputusan PHK belum bersifat tetap namun terhitung mulai Juli 2012, pembayaran upah Luviana dihentikan.

Surya Paloh selaku pemilik Metro TV berjanji akan mempekerjakan Luviana kembali namun belum terealisasi hingga kini dengan alasan tidak dapat mengintervensi manajemen. (RN)

Comment di sini