Rel Ambles, KRL Hanya dari Bojong Gede-Jakarta

by
November 22nd, 2012 at 10:35 am

Kompas

Jakarta (CiriCara.com) – Hujan yang turun berturut-turut beberapa hari kemarin menyebabkan tanah longsor di Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Akibatnya rel kereta api yang berada di situ ambles sedalam 20 meter. Karena ambles, Stasiun Bogor pun ditutup sehingga KRL dan commuter line hanya berhenti di Stasiun Bojong Gede.

Namun walau kereta hanya berhenti di Stasiun Bojong Gede, tidak terjadi penumpukan penumpang yang membludak. Dilansir dari Detik.com, bahkan seorang penumpang bernama Endin mengatakan bahwa ia merasa lebih lega pagi ini dibandingkan pagi-pagi biasanya.

Amblesnya rel kereta api sedalam 20 meter membuat jalur kereta sama sekali tidak bisa digunakan. Di atas rel kereta api tersebut, tiang listrik besar yang berfungsi untuk mengalirkan arus listrik KRL Jakarta-Bogor turut tumbang akibat tanah longsor. Belum ada proses evakuasi tiang sampai saat ini.

Sedangkan proses evakuasi terhadap jalur KRL yang longsor di Kampung Babakan Sirna, RT 3, RW 11, Desa Cilebut Timur, Bogor itu belum tuntas hingga pagi tadi Kamis, 22 November 2012, pukul 05.40 WIB.

Selain menyebabkan rel kereta ambles, longsor juga menimbun 10 rumah di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa ini namun kerugian material akibat longsor belum bisa diperkirakan secara pasti.

Stasiun Cilebut tampaknya menjadi langganan mogoknya kereta api karena kerusakan teknis. Beberapa waktu lalu, penumpukan penumpang juga terjadi karena rel gompal yang menyebabkan kereta terguling. (RN)

Comment di sini