Banjir di Kembangan Untungkan Bengkel Motor Dadakan

by
November 23rd, 2012 at 2:05 pm

Jakarta (CiriCara.com) – Hingga siang ini, banjir masih melanda kawasan dari arah lampu merah Puri Kembangan ke arah Kedoya. Akibat peristiwa ini banyak motor yang mogok karena kemasukan air. Situasi ini lalu dimanfaatkan oleh bengkel-bengkel dadakan yang menjamur di sekitar area.

Diberitakan oleh Detik.com, hari Jumat, 23 November 2012 ada sekitar lebih dari 5 orang pekerja bengkel dadakan yang sedang membetulkan beberapa motor yang mogok di pinggir jalan. Biaya servis yang dikenakan kepada mereka rata-rata mencapai Rp. 20.000.

“Udah ada sekitar 20 motor yang saya tangani dari subuh tadi. Biaya pun kisaran 15-20 ribu rupiah,” ujar salah seorang montir kepada sumber yang sama.

Montir itu mengatakan bahwa dirinya berasal dari sebuah bengkel motor di dekat sekolah Yayasan Budi Murni yang juga terpaksa diliburkan karena banjir.

Okezone

Selain bengkel dadakan, ada angkot dadakan berupa gerobak yang bisa digunakan untuk membantu para pengendara motor atau pejalan kaki yang tidak ingin berbasah-basahan dan mogok melewati area tersebut. Biaya yang ditetapkan untuk 1 motor dan 1 orang adalah Rp. 15.000 sekali dorong.

Walaupun bagi sebagian orang, banjir merupakan sebuah berkah tersendiri namun banjir juga mengakibatkan kemacetan parah di sejumlah wilayah di Jakarta. Tercatat tadi pagi, jalan di area Puri Kembangan macet parah karena banjir menggenangi jalan yang menuju arah Kedoya, Jakarta Barat. (RN)

Comment di sini